BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Daftar Prestasi Solskjaer Selama 1 Tahun Jadi Manajer Permanen MU, Mana yang Terbaik?

29-03-2020 08:00 | Serafin Unus Pasi

Ole Gunnar Solskjaer (c) MUFC Official Ole Gunnar Solskjaer (c) MUFC Official

Bola.net - Pada tanggal 28 Maret kemarin merupakan hari yang spesial bagi sosok Ole Gunnar Solskjaer. Tepat satu tahun yang lalu, ia dipercaya menjadi manajer permanen Manchester United.

Solskjaer yang merupakan legenda Setan Merah resmi kembali ke Old Trafford pada tanggal 19 Desember 2018 silam. Ia ditunjuk menjadi caretaker Setan Merah setelah sosok Jose Mourinho dipecat.

MU yang pada saat itu tengah kelimpungan tiba-tiba tampil ciamik. Mereka meraih delapan kemenangan beruntun di semua kompetisi sehingga pada tanggal 28 Maret 2019, ia dipercaya menjadi manajer permanen MU dengan kontrak berdurasi tiga tahun.

Selama menjadi manajer permanen MU, performa anak asuh Solskjaer malah bisa dikatakan menurun. Setan Merah cenderung tampil inkonsisten, dan mereka sempat nyaris masuk ke zona degradasi.

Namun dalam satu tahun menjadi manajer MU, ada sejumlah prestasi apik yang ditorehkan Solskjaer sebagai manajer Setan Merah. Prestasi apa saja itu? Simak ulasan spesial Bola.net di bawah ini.

1 dari 6 halaman

Antarkan MU ke Perempat Final UCL

Ole Gunnar Solskjaer dan Lionel Messi. (c) AP Photo Ole Gunnar Solskjaer dan Lionel Messi. (c) AP Photo

Prestasi pertama Solskjaer sebagai manajer permanen Manchester United adalah membawa Setan Merah ke perempat final Liga Champions.

Ini terjadi ketika mereka menghadapi PSG di babak 16 besar Liga Champions. Di leg pertama mereka kalah 2-0, namun secara heroik mereka membalikkan keadaan di Parc Des Princes dengan skor 3-1 dan lolos ke perempat final UCL.

Ini adalah pertama kalinya United bermain di perempat final Liga Champions, setelah terakhir kali mereka bermain di fase ini pada tahun 2014 saat mereka masih ditangani oleh David Moyes. Namun sayang di perempat final mereka kalah 1-0 melawan Barcelona di Old Trafford dan 3-0 di leg kedua.

2 dari 6 halaman

Pembelian Jitu di Musim Panas

Ole Gunnar Solskjaer bersama dengan Harry Maguire (c) MUFC Official Ole Gunnar Solskjaer bersama dengan Harry Maguire (c) MUFC Official

Prestasi Kedua Solskjaer menurut catatan redaksi Bolanet adalah pembeliannya yang jitu di musim panas tahun lalu.

Pada saat itu, Solskjaer menghabiskan dana belanja yang cukup besar, yaitu 145 juta Pounds. RIncian penggunaan dana itu adalah 15 juta pounds untuk membeli Daniel James, 50 juta pounds untuk Aaron Wan-Bissaka, dan 80 juta pounds untuk membeli Harry Maguire.

Ketiga pemain ini dengan cepat menjadi andalan di Manchester United, di mana Wan-Bissaka dan Maguire menjadi dinding yang kokoh bagi United, sementara James juga menjadi andalan di lini serang United bersama Marcus Rashford dan Anthony Martial.

3 dari 6 halaman

Tim Pertama yang Curi Poin dari Liverpool

Gaya Klopp dan Solskjaer saat mendampingi Liverpool dan Man United berduel. (c) AP Gaya Klopp dan Solskjaer saat mendampingi Liverpool dan Man United berduel. (c) AP

Prestasi Solskjaer selama satu musim pertama menangani Manchester United adalah mereka tim pertama yang mencuri poin dari Liverpool musim ini di EPL.

Seteru abadi Setan Merah itu memang tampil menggila sejak musim dimulai pada tanggal 9 Agustus. Mereka berhasil meraih delapan kemenangan beruntun, di mana Chelsea, Leicester City, dan Arsenal jadi korban mereka dalam delapan laga tersebut.

Namun streak kemenangan itu resmi berakhir di pekan kesembilan setelah United menahan Liverpool dengan skor 1-1 di Old Trafford. Hingga pekan ke-27, United adalah satu-satunya tim yang mencuri pon dari Liverpool, karena setelah imbang di Old Trafford, Liverpool mengantongi 18 kemenangan beruntun lagi di ajang EPL sebelum dikalahkan Watford pada tanggal 29 Februari kemarin.

4 dari 6 halaman

Spesialis lawan Tim Besar

Ole Gunnar Solskjaer (c) MUFC Official Ole Gunnar Solskjaer (c) MUFC Official

Di awal musim kompetisi 2019/2020, Manchester United memang tampil jauh di bawah ekspektasi. Mereka kerap kehilangan poin melawan tim-tim kecil. Namun di sisi lain, mereka selalu perkasa melawan tim-tim besar EPL.

Setan Merah tidak pernah kalah melawan tim enam besar hingga paruh pertama selesai. Mereka mengalahkan Chelsea 3-0, Mengimbangi Wolverhampton 1-1, Menang lawan Leicester City 1-0, Imbang lawan Arsenal 1-1, Imbang melawan Liverpool 1-1, Menang melawan Tottenham 2-1, dan mengalahkan Manchester City 2-1 di ajang Premier League.

Di paruh kedua, mereka sempat kalah 2-0 dari Arsenal dan Liverpool. Namun mereka berhasil menahan imbang Wolverhampton 0-0, menang 2-0 atas Chelsea dan Manchester City. Jadi United selalu tampil menggembirakan saat menghadapi tim-tim yang duduk di enam besar EPL musim ini.

5 dari 6 halaman

Beli Bruno Fernandes

Bruno Fernandes (c) MUFC Bruno Fernandes (c) MUFC

Prestasi terbaik Solskjaer dalam satu tahun pertamanya sebagai manajer permanen Manchester United adalah membeli Bruno Fernandes.

Gosip ketertarikan MU terhadap Fernandes sudah merebak sejak musim panas yang lalu. Namun playmaker asal Portugal itu baru bergabung bersama Setan Merah pada tanggal 29 Januari 2020.

Kehadiran Fernandes ini mengubah wajah Manchester United sepenuhnya, karena hanya dalam waktu dua bulan saja Setan Merah tampil begitu luar biasa bersama sang playmaker.

6 dari 6 halaman

11 Laga Tanpa Kekalahan

Prestasi terakhir Solskjaer dalam periode satu tahun menjadi manajer Manchester United adalah membawa MU melakoni 11 laga tanpa kekalahan.

Manchester United terakhir kalah pada tanggal 22 Januari yang lalu. Pada saat itu mereka tumbang dari Burnley di Old Trafford dengan skor 2-0.

Namun sejak kekalahan tersebut, performa United meningkat pesat. Mereka meraih 11 laga tanpa kekalahan dengan rincian delapan kemenangan dan tiga hasil imbang di semua kompetisi. Dalam 11 laga itu, mereka mencetak 29 gol dan kebobolan hanya dua gol saja. Catatan ini bisa dikatakan catatan terbaik United sepanjang musim 2019/2020 digelar.

KOMENTAR

Generasi Penerus Bundesliga: Erling Braut Haaland