Cristiano Ronaldo Sudah Kerja Keras, Man United yang Gagal

Richard Andreas | 28 Mei 2022, 16:00
Selebrasi Cristiano Ronaldo usai mencetak gol ke gawang Norwich City, Sabtu (16/4/2022) (c) AP Photo
Selebrasi Cristiano Ronaldo usai mencetak gol ke gawang Norwich City, Sabtu (16/4/2022) (c) AP Photo

Bola.net - Kegagalan Manchester United musim 2021/22 ini disebut tidak bisa dibebankan kepada Cristiano Ronaldo. Superstar Portugal itu telah memainkan perannya sebaik mungkin.


MU lagi-lagi tenggelam di lubang kegagalan. Musim ini mereka hanya bisa finis di peringkat enam klasemen akhir Premier League, itu pun dengan sedikit bantuan keberuntungan.

Biar begitu, di tengah kesulitan MU, Ronaldo tetap bermain di level tinggi. Superstar Portugal itu membungkus 18 gol di liga, angka yang cukup besar untuk ukuran pemain 37 tahun.

Nahasnya, muncul tudingan miring bahwa kehadiran Ronaldo justru berdampak buruk pada pemain-pemain lain. Apa maksudnya?

1 dari 2 halaman

Ronaldo mainkan perannya

Ronaldo memang layak disebut sebagai pemain terbaik MU musim ini. Namun, muncul kabar miring bahwa kehadiran Ronaldo telah menyulitkan pemain-pemain lain seperti Bruno Fernandes dan Marcus Rashford.

Biar begitu, kabar tersebut langsung dibantah oleh Rio Ferdinand. Sebagai mantan rekan Ronaldo dan legenda MU, Ferdinand melihat Ronaldo telah melakukan tugasnya dengan baik.

"Di level individu, Ronaldo telah melakukan apa yang biasa dia lakukan. Dia mencetak gol-gol penting, dia memenangi pertandingan," kata Ferdinand.

"Dan tanpa Ronaldo, mereka tidak akan sampai ke fase gugur Liga Champions. Dia berulang kali mencetak gol kemenangan dan dia telah menaikkan kontribusinya."

2 dari 2 halaman

MU yang gagal

Lebih lanjut, Ferdinand menilai justru MU sebagai klub yang telah gagal membantu Ronaldo mencapai level terbaiknya musim ini. MU tidak bisa menyediakan sumber daya yang cukup untuk meraih trofi.

"Menurut saya, jelas bahwa pihak klub gagal memainkan perannya dalam memberikan platform baginya untuk meraih kesuksesan," sambung Ferdinand."

"Ini jadi bukti bahwa pemain-pemain hebat, mereka yang disebut-sebut dalam perdebatan pemain terbaik di dunia, tetap tidak bisa melakukannya sendiri."

"Anda tetap membutuhkan bantuan rekan setim. Kasus ini buktinya," tandasnya.

Sumber: Express

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR