BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Chelsea vs Liverpool, Kenapa Timo Werner Tolak The Reds Demi The Blues?

19-09-2020 22:05 | Gia Yuda Pradana

Striker Chelsea, Timo Werner (c) AP Photo Striker Chelsea, Timo Werner (c) AP Photo

Bola.net - Chelsea akan menghadapi juara bertahan Liverpool di Stamford Bridge pada pekan ke-2 Premier League 2020/21, Minggu (20/9/2020). Striker baru Chelsea, Timo Werner, angkat bicara tentang transfernya ke Stamford Bridge musim panas ini.

Werner gabung dengan Chelsea dari RB Leipzig. Striker 24 tahun Jerman itu sejatinya juga sempat dikaitkan dengan Liverpool, tapi akhirnya lebih memilih The Blues daripada The Reds.

"Di dunia lain, [transfer] itu bisa saja terjadi," kata Werner, seperti dikutip Pundit Arena.

1 dari 2 halaman

Merasa Lebih Cocok di Chelsea

Timo Werner dan Callum Hodson Odoi di laga uji coba melawan Brighton pada Sabtu (29/8/2020) malam WIB di Amex Stadium (c) AP Photo Timo Werner dan Callum Hodson Odoi di laga uji coba melawan Brighton pada Sabtu (29/8/2020) malam WIB di Amex Stadium (c) AP Photo

"Jika LFC memanggil, Anda harus mendengarkan dan mempertimbangkannya," lanjut Werner.

"Mereka adalah salah satu tim terbaik di dunia, dengan seorang pelatih super [Jurgen Klopp], yang notabene berasal dari Jerman. Tentu saja Anda harus mempertimbangkannya."

"Namun, pada akhirnya, keputusan saya adalah ke Chelsea. Tak ada yang salah dengan Liverpool. Namun, di Chelsea, secara keseluruhannya lebih cocok untuk saya."

2 dari 2 halaman

Faktor Frank Lampard

Frank Lampard dan Jurgen Klopp (c) AP Photo Frank Lampard dan Jurgen Klopp (c) AP Photo

Menurut Werner, alasan lain kenapa dia memilih Chelsea adalah faktor sang manajer Frank Lampard. Dia suka dengan filosofi sepak bola mantan gelandang Chelsea dan Inggris tersebut.

"Dia menghubungi saya, dan kami bicara tentang ide sepak bolanya, juga tentang akan seperti apa tim yang dibangunnya," ujar Werner.

"Saya menyukai semuanya, terutama cara dia bicara pada saya. Tak ada kesan 'saya pelatihnya dan saya membutuhkan Anda. Datanglah!' Dia sangat santai, bertanya bagaimana pandangan saya, bagaimana perasaan saya bermain di sini atau di sana."

"Saya juga bisa menyuarakan opini saya dengan baik. Dia mendengarkan. Kami sependapat di banyak aspek. Dia ingin bermain dengan pressing, menekan lawan dengan transisi yang cepat, tapi juga dengan penguasaan bola."

"Dia bilang, 'Timo, kamu bebas bergerak di atas lapangan. Saya percaya padamu'. Itu sungguh sebuah perbincangan yang menyenangkan," imbuhnya.

Sumber: Pundit Arena

KOMENTAR