Cara Emiliano Martinez Pamit dari Arsenal: Singkat, Padat dan Jelas

Yaumil Azis | 10 November 2020, 08:00
Emiliano Martinez (c) avfc.co.uk
Emiliano Martinez (c) avfc.co.uk

Bola.net - Perjalanan panjang Emiliano Martinez bersama Arsenal akhirnya resmi berakhir pada bursa transfer musim panas kemarin. Kiper berkebangsaan Argentina tersebut memilih untuk melanjutkan karirnya bersama Aston Villa.

Seperti yang diketahui, Martinez pernah menyandang status sebagai penggawa the Gunners selama 10 tahun. Sayangnya, sebagian besar waktunya ia habiskan bersama klub lain sebagai pemain pinjaman.

Martinez akhirnya memetik buah dari kesabarannya pada musim kemarin. Ketika Bernd Leno harus menepi lantaran mengalami cedera, ia menunjukkan bahwa dirinya pantas untuk mengenakan jersey No.1.

Ia turut serta membantu Arsenal memenangkan gelar FA Cup di penghujung musim 2019/20. Sayang, performa gemilang tersebut tidak cukup untuk meyakinkan Arteta menggeser Bernd Leno dari starting XI.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Tidak Ada Jaminan Tampil

Martinez pun sadar bahwa dirinya takkan bisa menjadi pilihan utama di Arsenal. Setelah berdiskusi dengan Arteta seputar itu, ia menjadi yakin meninggalkan the Gunners dan melanjutkan karirnya di klub lain.

"Saya memberitahu dia bahwa saya ingin bermain setiap pekan, dan dia tidak bisa menjamin siapa yang bakalan menjadi starter. Bahkan sebelum Community Shield, dia tidak tahu siapa yang akan bermain," ujar Martinez dikutip dari Goal International.

"Setelah 10 tahun di klub, saya tidak ingin menunggu sampai malam Jumat, sehari sebelum pertandingan, untuk tahu apakah saya akan bermain melawan Fulham [di pekan pembuka] atau tidak," lanjutnya.

2 dari 2 halaman

Cara Emiliano Martinez Pamit

Pada akhirnya, Martinez harus meneguhkan hatinya untuk meninggalkan Arsenal. Dengan pesan yang singkat, padat nan jelas, ia meminta kepada Arteta untuk membukakan jalan keluar dari Emirates Stadium.

"Saya mengiriminya pesan bahwa saya akan pergi ke Aston Villa, jadi tolong bantu saya dan biarkan saya pergi," tambah Martinez.

Kendati demikian, ia tidak memiliki rasa dendam terhadap Arteta. Justru sebaliknya, kejujuran pria asal Spanyol itu membuatnya terkesima.

"Dia sangat jujur dan terbuka kepada saya. Dia membantu saya meninggalkan klub setelah bertahun-tahun. Tentunya, saya punya ambis dan dia tidak bisa membantu ambisi itu, jadi kami berbincang secara jelas. Dia adalah orang yang sangat jujur dan pemimpin yang hebat," pungkasnya.

(Goal International)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR