BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Bukan Cuma Mbappe, Messi dan 3 Pemain Ini Juga Pernah Menentang Klubnya

05-10-2021 13:56 | Yaumil Azis

Ekspresi Lionel Messi saat ditarik keluar dalam laga PSG vs Lyon pada lanjutan Ligue 1, Senin (20/9/2021) dini hari WIB. (c) AP Photo
Ekspresi Lionel Messi saat ditarik keluar dalam laga PSG vs Lyon pada lanjutan Ligue 1, Senin (20/9/2021) dini hari WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Ada beberapa cara buat pemain untuk meninggalkan klub yang sedang dibela. Salah satunya adalah menentang klub secara terbuka di hadapan publik.

Ini adalah salah satu jalan yang sering ditempuh, tapi bukan yang pertama. Bisa dikatakan, menentang klub secara terbuka adalah pilihan terakhir kalau memang manajemen bersikukuh untuk tidak membiarkan seorang pemain pergi.

Bintang PSG, Kylian Mbappe, baru-baru ini menempuh jalur tersebut. Ia berbicara soal keinginannya meninggalkan PSG dan bahkan menyebut Real Madrid sebagai satu-satunya klub tujuan andai bisa pergi di musim panas kemarin.

Mbappe bukan orang pertama yang melakukan aksi ini dalam dunia sepak bola. Lionel Messi juga pernah melakukannya saat masih di Barcelona, pun demikian dengan tiga pemain lain. Berikut informasi selengkapnya dari Mirror.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 4 halaman

Lionel Messi

Senyum terakhir Lionel Messi untuk Barcelona di Camp Nou, Minggu (08/08/2021). (c) AP Photo
Senyum terakhir Lionel Messi untuk Barcelona di Camp Nou, Minggu (08/08/2021). (c) AP Photo

Momen ketika Messi memaksa jalur keluar dari Camp Nou masih segar di ingatan. Sebab kejadiannya belum begitu lama, yakni pada bursa transfer musim panas tahun 2020 lalu.

Tekad Messi untuk meninggalkan Barcelona, yang saat itu masih dipimpin Josep Maria Bartomeu, sudah bulat. Sampai-sampai, Messi mengutarakan niatnya kepada klub lewat faks dengan harapan bisa memutus kontraknya lebih cepat.

Sayangnya, harapannya gagal terwujud. Barcelona bersikukuh kalau Messi cuma bisa pergi kalau ada klub yang bisa menebus klausul transfernya sebesar 700 juta euro. Messi pergi satu musim setelahnya, ironisnya, ketika dirinya ingin bertahan.

2 dari 4 halaman

Luis Suarez

Luis Suarez, Barcelona (c) AP Photo
Luis Suarez, Barcelona (c) AP Photo

Luis Suarez mencapai titik jenuhnya setelah tiga setengah tahun memperkuat Liverpool. Pemain asal Uruguay tersebut mengutarakan keinginannya secara resmi di bulan Agustus 2013, namun baru pindah ke Barcelona semusim setelahnya.

"Alasan saya untuk pergi adalah keluarga dan citra saya, saya sudah tidak merasa nyaman lagi berada di sini," tutur Suarez, seperti yang dikutip dari Mirror.

Momen ini dihiasi oleh Arsenal yang melayangkan tawaran sebesar 40 juta + 1 euro kepada Liverpool. Seolah mengejek manajemen the Reds yang mengatakan tawaran sebesar 40 juta euro tidak cukup untuk membawa Suarez dari Anfield.

3 dari 4 halaman

Wayne Rooney

Wayne Rooney (c) AFP
Wayne Rooney (c) AFP

Rooney tidak beranjak dari 'zona nyaman' di Old Trafford hingga tahun 2017. Namun, tujuh tahun sebelum angkat kaki , ia sempat mengutarakan niatannya meninggalkan Manchester United.

"Saya bertemu dengan David Gill [petinggi Manchester United kala itu] pekan lalu dan dia tidak memberikan jaminan yang saya cari soal skuat masa depan. Lalu saya memberitahu dia bahwa saya takkan menandatangani kontrak baru."

"Saya tertarik mendengar apa yang Sir Alex katakan kemarin dan terkejut oleh beberapa di antaranya. Itu benar, seperti yang dia katakan, bahwa saya beserta agen telah bertemu dengan klub beberapa kali soal kontrak baru."

"Selama pertemuan tersebut di bulan Agustus, saya meminta jaminan soal kelanjutan kemampuan klub dalam menarik pemain papan atas di dunia."

"Buat saya, ini semua soal memenangkan trofi - seperti yang klub selalu lakukan di bawah asuhan Sir Alex. Karena itulah, saya berpikir bahwa pertanyaan yang saya ajukan dapat dibenarkan," demikian pernyataan Rooney dulu.

4 dari 4 halaman

Ainsley Maitland-Niles

Ainsley Maitland-Niles (c) AP Photo
Ainsley Maitland-Niles (c) AP Photo

Pernyataan Maitland-Niles di media sosial cukup singkat. Akan tetapi, itu sudah menunjukkan betapa frustrasinya dirinya karena jarang mendapatkan kesempatan bermain di bawah asuhan Mikel Arteta.

"Yang saya inginkan cuma pergi ke tempat yang menghendaki saya dan tempat di mana saya akan bermain @Arsenal," tulis Maitland-Niles di Instagram.

Maitland-Niles sempat dikabarkan akan pindah ke Everton. Namun manajemen the Gunners memblokade kepindahan tersebut dan melarang sang pemain datang ke latihan sampai bertemu dengan Mikel Arteta.

Setelah obrolan tersebut, di mana Arteta menjamin soal menit tampil, Maitland-Niles akhirnya memilih bertahan. Sejauh ini, ia sudah berpartisipasi dalam lima dari tujuh pertandingan yang telah dilakoni Arsenal di Premier League musim ini.

(Mirror)

KOMENTAR