BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Bukan Cuma Chiellini, Eks Striker Liverpool Ini Juga Punya Pengalaman Buruk Soal Balotelli

12-05-2020 10:38 | Yaumil Azis

Penyerang Brescia, Mario Balotelli, dipeluk oleh rekan setimnya usai mendapat perlakuan rasis dari ultras Verona di laga Serie A hari Minggu (3/11/2019). (c) AP Photo
Penyerang Brescia, Mario Balotelli, dipeluk oleh rekan setimnya usai mendapat perlakuan rasis dari ultras Verona di laga Serie A hari Minggu (3/11/2019). (c) AP Photo

Bola.net - Ternyata, bukan cuma Giorgio Chiellini saja yang punya masalah dengan Mario Balotelli. Eks striker Liverpool, Rickie Lambert, juga memiliki kenangan buruk dengan pemain asal Italia tersebut.

Chiellini membuat publik ramai setelah mengutarakan komentar negatif soal Balotelli dan juga mantan rekan setimnya, Felipe Melo. Komentar itu ia lontarkan saat sedang mempromosikan autobiografinya, 'Io, Giorgio'.

Sontak komentar Chiellini mendapatkan balasan dari Melo, yang juga mengkritik keras kapten Juventus itu. Disusul Balotelli yang menunjukkan sikapnya melalui media sosial Instagram miliknya.

Balotelli sendiri memang dikenal sebagai pribadi yang bengal dan kerap membuat orang lain kesal. Lambert pun punya cerita buruk soal pemain yang sekarang memperkuat klub Serie A, Brescia, tersebut.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Persona Buruk Balotelli di Sesi Latihan

Lambert dan Balotelli menjadi rekan setim di Liverpool pada musim 2014/15. Tepatnya setelah Lambert direkrut dari klub Inggris lainnya, Southampton.

Keduanya diharapkan bisa mengganti gol-gol yang dibawa pergi Luis Suarez ke Barcelona. Namun, alih-alih bisa bekerja sama, hubungan keduanya justru berjalan buruk. Diawali oleh kekesalan Lambert terhadap sang pelatih, Brendan Rodgers, yang lebih mengutamakan Balotelli ketimbang dirinya.

"Brendan Rodgers memboyong Mario Balotelli dan memilih dia ketimbang saya, dan itu tidak masuk akal di kepala saya. Saya tidak paham," ujar Lambert kepada Bristol Live.

"Caranya berlatih memalukan. Di luar lapangan latihan dia adalah anak yang manis. Namun personanya di tempat latihan buruk."

2 dari 2 halaman

Lambert Terheran-heran

Lambert kemudian mengisahkan soal bagaimana Balotelli saat berada di lapangan. "Saat dia bermain, dia selalu mencoba [melewati lawan]," lanjutnya.

"Saya sudah sering bertemu pemain dengan sikap seperti itu sebelumnya, namun mereka biasanya cukup bagus untuk bisa lolos, tapi dia tidak."

"Saya tak paham mengapa Rodgers membiarkannya, dan lebih memilih dia ketimbang saya. Itu memengaruhi saya secara langsung, namun memberikan dampak yang negatif terhadap tim," pungkasnya.

Lambert hanya bertahan selama satu musim dengan koleksi dua gol dari 25 penampilan. Performanya tak membaik saat pindah ke West Bromwich Albion dan Cardiff City, sampai akhirnya ia memutuskan pensiun di tahun 2017.

(Goal International)

KOMENTAR