Bos Man City: Real Madrid Beruntung Bisa Juara Liga Champions

Richard Andreas | 28 Juni 2022, 06:00
Trio Toni Kroos, Casemiro, dan Luka Modric saat Real Madrid menjadi juara Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo
Trio Toni Kroos, Casemiro, dan Luka Modric saat Real Madrid menjadi juara Liga Champions 2021/2022 (c) AP Photo

Bola.net - Bos Manchester City, Ferran Soriano melontarkan pendapat kontroversial mengenai keberhasilan Real Madrid di Liga Champions. Menurutnya, Madrid cukup beruntung bisa jadi juara musim ini.

Los Blancos memang menjalani musim luar biasa pada 2021/22 lalu. Pasukan Carlo Ancelotti mengalahkan sejumlah tim top dalam perjalanan jadi juara UCL, trofi kedua setelah La Liga.

Madrid juga mengalahkan Man City di babak semifinal. Man City sempat unggul dalam duel dua leg, menang 4-3 di leg pertama (Etihad) dan memimpin 1-0 di leg kedua. Namun, Madrid menunjukkan keajaiban mereka dan membalikkan situasi.

Perjalanan Madrid tidak mudah. Mereka harus mengalahkan PSG, Chelsea, Man City di fase gugur. Lalu menundukkan Liverpool di partai final untuk jadi juara.

1 dari 2 halaman

Madrid sedikit beruntung

Keberhasilan Madrid terbilang luar biasa. Mereka jadi tim tersukses di Liga Champions, trofi yang sangat didambakan Man City.

Biar begitu, Soriano punya pandangan berbeda. Menurutnya Man City tidak perlu terlalu kecewa terkait kegagalan di UCL. Butuh keberuntungan untuk juara kompetisi tersebut, seperti kasus Madrid.

"Kami menginginkan trofi Liga Champions, tapi kami tahu bahwa ada sedikit keberuntungan yang berpengaruh dan kami tidak terobsesi dengannya," ujar Soriano.

"Orang-orang membicarakan kesuksesan Madrid beberapa tahun terakhir dan saya kira adil menyebut bahwa mereka sedikit beruntung."

"Bahkan, mungkin saya bisa berkata bahwa mereka layak kalah dari PSG, dari Chelsea, dari kami, atau dari Liverpool," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Pernah tidak beruntung

Soriano memperkuat pendapatnya soal keberuntungan dengan menunjukkan kesulitan Madrid puluhan tahun silam. El Real juga pernah kesulitan di kompetisi Eropa, padahal punya skuad luar biasa.

"Orang-orang lupa bahwa di tahun 80-an dan 90-an, Madrid punya tim fantastis, salah satu yang terbaik dalam sejarah. Ada Butragueno, La Quinta, tapi mereka tidak bisa juara [Eropa]," sambung Soriano.

"Milan menyingkirkan mereka setiap tahun. Jadi, entah bagaimana sekarang ini mereka beruntung, tapi mereka juga pernah tidak beruntung selama bertahun-tahun," tutupnya.

Sumber: Express

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR