BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Blunder Kepa Arrizabalaga, Frank Lampard: Itu Gol Konyol!

07-12-2019 23:52 | Asad Arifin

Kepa Arrizabalaga (c) AP Photo Kepa Arrizabalaga (c) AP Photo

Bola.net - Chelsea meraih hasil buruk pada laga melawan Everton, Sabtu (7/12/2019) malam WIB di Goodison Park. Chelsea kalah dengan skor 3-1 di mana gol ketiga terjadi karena blunder yang dilakukan Kepa Arrizabalaga.

Chelsea sudah dikejutkan Everton saat laga berjalan lima menit. Gawang The Blues dibobol Richarlison. Gol cepat yang membuat Everton menemukan rasa percaya dirinya. Namun, tidak ada gol tambahan di babak pertama.

Everton kembali menggebrak di awal babak kedua. Menit 49, Dominic Calvert-Lewin. Selang tiga menit, Chelsea mendapat momen bangkit. Matteo Kovacic mencetak gol dari sepakan jarak jauhnya.

Namun, usaha Chelsea meraih poin sirna pada menit 84. Calvert-Lewin mencetak gol ketiga Everton. Gol pemain berusia 22 tahun sekaligus membuat Chelsea tidak lagi berdaya pada sisa waktu. Chelsea pun kalah dengan kelima kalinya di Premier League.

1 dari 2 halaman

Blunder Konyol Kepa

Gol ketiga Chelsea pantas mendapat sorotan. Sebab, gol ini terjadi dari situasi blunder. Penjaga gawang Kepa hendak memberi umpan kepada Kurt Zouma. Namun, bola terlalu jauh dan justru diserobot pemain Everton. Momen ini berujung pada gol kedua Calvert-Lewin.

"Semua gol yang terjadi berantakan. Gol pertama adalah sesuatu yang kami sadari, Richarlison dalam duel udara di dalam kotak, dan kemudian dua lainnya hanya benar-benar buruk dari pemain bertahan kami," ucap manajer Chelsea, Frank Lampard di situs resmi klub.

"Kami tampak ingin kembali bermain 2-1 dan kami tidak bisa memberikan gol seperti yang ketiga, itu konyol," tambah Lampard.

Gol Kepa memang menjadi momen yang sangat menentukan. Sebelum gol itu, pemain Chelsea sempat menekan lini pertahanan Everton. Namun, kordinasi buruk di pertahanan membuyarkan harapan untuk mendapat poin dari Goodison Park.

2 dari 2 halaman

Kalah Dalam Duel Fisik

Pelatih Chelsea, Frank Lampard. (c) AP Photo Pelatih Chelsea, Frank Lampard. (c) AP Photo

Everton bermain sangat agresif di laga melawan Chelsea. Pasukan Duncan Ferguson mengandalkan duel-duel fisik untuk merebut bola. Everton total melepas 37 tekel sepanjang laga. Hal ini diakui Lampard tidak direspon dengan baik oleh pemain Chelsea.

"Saya pikir, dalam level kerja secara umum kita bagus tetapi pada saat-saat kontak fisik, mereka agresif, itu dapat dimengerti, dan kita harus menghadapinya. Kami tidak cukup baik untuk mengatasinya," kata Lampard.

Dua bek sayap Everton tercatat paling sering melepas tekel yakni Djibril Sidibe dan Lucas Digne. Keduanya membuat tujuh tekel. Permainan agresif kedua pemain akhirnya membuat Willian dan Christian Pulisic tidak mampu melakukan banyak manuver berbahaya.

Sumber: Chelsea

KOMENTAR

Filip Kostic - Sang Pembuat Perbedaan milik Eintracht Frankfurt