Blak-Blakan! Raphael Varane Ungkap Alasan Tinggalkan Real Madrid Menuju MU

Ari Prayoga | 29 September 2021, 13:45
Aksi duel udara Raphael Varane pada laga pekan ke-4 Premier League 2021/2022 melawan Newcastke, Sabtu (11/9/2021) malam WIB. (c) AP Photo
Aksi duel udara Raphael Varane pada laga pekan ke-4 Premier League 2021/2022 melawan Newcastke, Sabtu (11/9/2021) malam WIB. (c) AP Photo

Bola.net - Bek Manchester United, Raphael Varane mengungkapkan alasan mengapa ia akhirnya meninggalkan Real Madrid, klub yang sudah ia perkuat selama satu dekade lamanya.

Selama 10 tahun berseragam Real Madrid, Varane sudah meraih segalanya, dari trofi juara La Liga, Copa del Rey, Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub.

Selain itu, Varane juga berjaya di level internasional bersama Timnas Prancis. 2018 lalu, Varane berandil membawa negaranya menjadi juara Piala Dunia.

1 dari 3 halaman

Pengakuan Raphael Varane

Musim panas kemarin, Varane membuat keputusan besar dalam kariernya dengan hengkang dari Real Madrid dan bergabung dengan United yang sedang mencoba kembali ke puncak.

“Itu adalah proses yang panjang dan saya harus banyak memikirkannya. Itu tidak seperti keputusan dalam semalam," ujar Varane seperti dikutip The Sun.

“Saya pasti ingin meninggalkan Madrid, tetapi saya ingin pergi dengan hubungan yang baik. Saya hanya ingin mencoba sendiri di liga lain, saya menginginkan sesuatu yang berbeda," imbuhnya.

“Saya tahu Liga Premier adalah liga yang fantastis dan sekarang saya telah melihatnya sendiri," tukasnya.

2 dari 3 halaman

Perbandingan Real Madrid dan MU

Lebih lanjut, Varane mengaku cukup kesulitan untuk membandingkan antara Real Madrid dan Manchester United, karena keduanya sama-sama klub besar.

“Selalu sulit untuk membuat perbandingan tetapi ini adalah dua klub besar yang selalu menginginkan banyak dari pemain mereka dan berharap banyak dari pemain mereka dan ada banyak tuntutan," tutur Varane.

“Harapan dan ekspektasinya sangat mirip. Anda tahu bagaimana jadinya jika Anda menderita kekalahan atau hasil imbang, itu selalu sangat negatif," lanjutnya.

“Anda hanya perlu mempertahankan hasil yang bagus dan bersikap positif. Tekanan itu, Anda hidup bersama di klub-klub besar.” tukasnya.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR