BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Beda Lampard dengan Tuchel di Chelsea Adalah Soal Pemain Muda dan Tua

23-03-2021 14:45 | Asad Arifin

Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel. (c) John Sibley/Pool via AP Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel. (c) John Sibley/Pool via AP

Bola.net - Pandit sepak bola Inggris, Rio Ferdinand, memberi ulasan ihwal performa Chelsea era Frank Lampard dan Thomas Tuchel. Dia menilai kedua manajer punya cara berbeda dalam mendekati pemain.

Chelsea di bawah kendali Tuchel kini mendapat banyak pujian. Sejak menggantikan Lampard pada akhir Desember 2020 lalu, Tuchel belum pernah kalah pada 14 laga yang sudah dimainkan.

Chelsea yang sempat terlempat ke papan tengah klasemen pada era Lampard kini berada di empat besar klasemen Premier League. Klub asal London Barat juga punya kans menjadi juara Piala FA dan Liga Champions.

1 dari 2 halaman

Beda Lampard dan Tuchel

Menurut Ferdinand, Lampard punya masalah ketika memutuskan untuk membangun tim dengan pemain muda sebagai pilar. Lampard membawa ide baru dengan pemain baru seperti Mason Mount dan Tammy Abraham.

"Saya pikir itu membuat pemain yang lebih tua kehilangan asa dan mereka bereaksi negatif padanya," buka Ferdinand.

"Itu menciptakan masalah. Tapi, para pemain tua itu kembali. Tuchel mengumpulkan mereka dan memberi tahu mereka ada di klub dan menjadi andalan. Pemain muda juga masuk dalam rencana," kata Ferdinand.

Tuchel membawa angin segar bagi pemain yang ditepikan Lampard seperti Jorginho dan Marcos Alonso. Di sisi lain, Tuchel juga masih mengandalkan Mason Mount dan Reece James yang jadi andalan Lampard.

2 dari 2 halaman

Filosofi Permainan

Selain faktor pendekatan kepada pemain, Ferdinand juga menyebut Lampard dan Tuchel punya cara bermain berbeda. Lampard lebih mementingkan mencetak gol, sedangkan Tuchel berorientasi pada kemenangan.

"Frank Lampard, tim ini sedikit condong menyerang dan mereka mencetak banyak gol. Namun, mereka juga kebobolan gol lebih banyak," kata Ferdinand.

"[Tuchel] berpikir saya punya pemain yang bisa menang 1-0 atau 2-0 melalui serangan balik atau momen lain. Mereka memberi gol pada kami, tapi kami tidak akan memberikan gol. Itulah yang terjadi," tutup Ferdinand.

Sumber: Rio Ferdinand Presents FIVE

KOMENTAR