Awas MU, Liverpool Juga Kesengsem Cody Gakpo

Serafin Unus Pasi | 30 November 2022, 21:49
Awas MU, Liverpool Juga Kesengsem Cody Gakpo
Selebrasi penyerang Belanda, Cody Gakpo di Piala Dunia 2022 (c) AP Photo/Petr David Josek

Bola.net - Rencana Manchester United untuk meminang Cody Gakpo di musim dingin nanti menemui kendala baru. Rival mereka, Liverpool dilaporkan juga tertarik untuk mengamankan jasa pemain timnas Belanda itu.

Gakpo belakangan lagi ramai diperbincangkan penggemar sepak bola. Ini disebabkan sang striker tampil gacor bersama timnas Belanda di Piala Dunia 2022, di mana ia mencetak tiga gol dari tiga laga.

Ketajaman Gakpo ini menarik perhatian Manchester United. Tim berjuluk Setan Merah itu dilaporkan ingin mengamankan jasa Gakpo di musim dingin nanti.

Liverpool Echo mengklaim bahwa MU wajib waspada. Karena Liverpool siap menggagalkan transfer tersebut.

Simak situasi transfer Gakpo selengkapnya di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Perkuat Lini Serang

Menurut laporan tersebut, Liverpool sangat tertarik untuk merekrut Gakpo di musim dingin nanti.

Semenjak ditinggal Sadio Mane di musim panas kemarin, Liverpool belum punya pengganti yang sepadan. Jadi mereka butuh tambahan di lini serang mereka.

Gakpo dinilai opsi yang bagus untuk The Reds karena selain bisa bermain sebagai winger ia juga bisa bermain sebagai penyerang tengah. Jadi Jurgen Klopp naksir berat dengan sang pemain.

2 dari 4 halaman

Mulai Tikung

Laporan yang sama mengklaim bahwa Liverpool tidak main-main dalam upaya mereka untuk merekrut Gakpo.

The Reds dilaporkan sudah menghubungi agen sang pemain. Mereka sudah menyatakan ketertarikan mereka untuk merekrut sang pemain.

Sejauh ini memang belum ada kesepakatan yang terjadi di antara kedua pihak. Namun Liverpool cukup optimistis bisa mengamankan jasa pemain 23 tahun itu.

3 dari 4 halaman

Harga Mahal

Baik MU dan Liverpool harus siap-siap merogoh kocek cukup dalam untuk mengamankan jasa sang penyerang.

PSV Eindhoven selaku pemilik Gakpo dilaporkan hanya mau menjual sang pemain di angka 50 juta Euro di Januari 2023 nanti.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR