BERITA PIALA EROPA BUNDESLIGA LAINNYA

Arsenal Tersingkir dari Liga Europa Gara-Gara Mikel Arteta Kurang Pengalaman?

07-05-2021 10:58 | Aga Deta

Manajer Arsenal, Mikel Arteta (c) Pool via AP Manajer Arsenal, Mikel Arteta (c) Pool via AP

Bola.net - Arsenal dipastikan tersingkir dari Liga Europa. Martin Keown menilai kegagalan ini merupakan buah dari perjudian klub memberikan kepercayaan kepada pelatih yang belum berpengalaman seperti Mikel Arteta.

Arsenal hanya bermain imbang melawan Villarreal di laga leg kedua semifinal Liga Europa, Jumat (7/5/2021) dini hari WIB. Skor akhir laga di Emirates Stadium itu adalah 0-0.

Hasil itu membuat Arsenal harus mengubur mimpinya untuk tampil di final Liga Europa musim ini. Secara agregat, The Gunners kalah dengan skor 1-2.

Sebaliknya, Villarreal memastikan satu tempat di final Liga Europa. Skuad asuhan Unai Emery itu akan menantang Manchester United yang sebelumnya menyingkirkan AS Roma.

1 dari 2 halaman

Perjudian Arsenal

Mantan bek Arsenal Martin Keown menilai Mikel Arteta akan mendapat tekanan besar setelah hasil ini. Dia juga menilai perjudian klub untuk mengangkat pelatih yang belum berpengalaman seperti Arteta sudah gagal.

"Manajer berada di bawah tekanan yang sangat besar. Anda mulai melihat dari kebijaksanaan membawa manajer muda untuk mengambil pekerjaan di sini. Ini pekerjaan besar, pekerjaan besar di klub sepak bola ini," kata Keown kepada BT Sport.

"Anda harus cepat belajar sebagai seorang manajer."

2 dari 2 halaman

Masa Depan Arteta

Kini tidak sedikit yang mendesak Mikel Arteta agar meninggalkan klub. Menurut Keown, para petinggi The Gunners harus memutuskan nasib Arteta sebagai manajer.

"Keputusan [tentang masa depan Mikel Arteta] perlu dibuat. Dia manajer muda. Bukan hal yang pasti bahwa Anda akan sukses bahkan jika Anda datang dengan reputasi yang besar," lanjutnya.

"Apakah ada keinginan untuk mempertahankannya? Kami harus melihat apa yang terjadi tetapi performa seperti ini tidak dapat dilanjutkan. Keputusan besar harus dibuat di klub saat ini."

Sumber: BBC

KOMENTAR