BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Arsenal No.1: Mengenal Emiliano Martinez dan Lika-liku Karirnya di Dunia Sepakbola

05-08-2020 23:05 | Yaumil Azis

Emiliano Martinez (c) ARS Emiliano Martinez (c) ARS

Bola.net - Pejalanan karir Emiliano Martinez bisa dikatakan unik. 10 tahun ia bersama Arsenal dan telah dipinjamkan ke berbagai klub papan bawah, namun baru bisa mendapatkan tempat di starting XI secara reguler pada musim ini.

Tidak banyak pemain memiliki nasib seberuntung Martinez. Saat dipinjamkan ke klub lain dengan dalih agar sang pemain bisa mendapatkan kesempatan tampil, terkadang itu menjadi titik akhir bagi para jebolan tim akademi sebuah klub besar.

Sejak tahun 2012, Martinez melakoni karirnya sebagai kiper pinjaman ke tim seperti Oxford United, Sheffield Wednesday, hingga terakhir Reading. Ia sempat masuk ke skuat inti pada musim 2016/17, namun dipinjamkan lagi setelahnya.

Tidak ada ekspektasi besar yang disematkan kepadanya saat Martinez kembali ke skuat Arsenal pada tahun 2019. Sebab, ia hanya diproyeksikan sebagai pelapis Bernd Leno yang sudah mengamankan tempat di bawah mistar gawang Arsenal.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya

1 dari 5 halaman

Roda Kehidupan yang Berputar

Namun hidup seperti roda yang berputar. Kesempatan buat dirinya untuk unjuk gigi datang pada bulan Juni lalu waktu Arsenal bertemu Brighton. Kesempatan itu datang disertai teriakan kehilangan harapan fans the Gunners.

Dalam pertandingan, Leno yang tampil sejak menit awal berusaha untuk menghalau bola di udara. Ia berbenturan dengan Neal Maupay lalu jatuh dalam situasi yang kurang baik. Pada akhirnya, ia mengalami cedera.

Peran Leno buat Arsenal begitu besar. Ia tampil dalam banyak pertandingan di liga musim ini dan kerap kali menjadi sosok pembeda. Cederanya datang saat Arsenal sedang berupaya untuk bangkit dari kekalahan telak atas Manchester City.

Ketakutan fans Arsenal sirna setelah Emiliano Martinez tampil dan melakukan sejumlah penyelamatan penting. Setelah menghadapi Brighton, the Gunners meraih sederet hasil positif yang menunjukkan harapan kebangkitan.

Pada akhirnya, the Gunners berhasil mengakhiri musim 2019/20 dengan trofi juara FA Cup. Martinez tampil sangat gemilang dengan sejumlah penyelamatan hingga membuat Arsenal bisa mengalahkan Chelsea di partai final.

2 dari 5 halaman

Masa Kecil Emiliano Martinez

Emiliano Martinez lahir di Marta de Plata, sebuah kota di provinsi Buenos Aires. Dia memulai karir sepakbolanya di Independiente yang berbasis di tempat sejauh 400 km dari kampung halamannya.

Keluarganya berada di ambang batas kemiskinan. Dalam beberapa kesempatan, kedua orangtua Martinez kesulitan hanya untuk menyediakan makanan di atas meja ataupun membayar tagihan.

Keputusan Martinez untuk bergabung dengan Independiente membuat dirinya jauh dari orangtua. Karena kondisi ekonomi yang tidak memungkinkan, Martinez pun hanya bisa bertemu dengan mereka dua kali dalam sebulan.

Saat berusia 16 tahun, Arsenal mendeteksi potensinya dan langsung merekrutnya seharga 1,1 juta pounds. Dari balik layar, keluarga menghalangi dirinya untuk meninggalkan Argentina. Namun Martinez bersikeras untuk pergi.

Martinez tiba di London sebagai seorang remaja penuh rasa takut yang tidak bisa berbahasa Inggris. Dia bahkan tidak diberi kesempatan bermain secara profesional sampai berumur 18 tahun karena tidak memiliki paspor Eropa.

3 dari 5 halaman

10 Tahun Karir Martinez di Arsenal

Debut Martinez di pentas profesional baru datang pada bulan September 2012 setelah menyelesaikan tugasnya sebagai pemain pinjaman di Oxford United. Kala itu, the Gunners bertemu Coventry City di pentas Carabao Cup.

Penampilan keduanya cukup buruk, di mana dirinya harus kebobolan lima gol kala melawan Reading. Untungnya the Gunners mampu keluar sebagai pemenang dengan skor 7-5 berkat hat-trick Theo Walcott.

Martinez melewati musim 2013/14 di divisi Championship bersama Sheffield Wednesday sebagai pinjaman. Di musim berikutnya, ia kembali ke Arsenal dan menjadi kiper ketiga setelah David Ospina dan Wojciech Szczesny.

Ia cukup beruntung pada musim tersebut. Karena Ospina mengalami cedera dan Szczesny mendapatkan hukuman larangan tampil, Martinez pun diberikan jatah debut dalam ajang Liga Champions melawan Anderlecht. Arsenal sukses meraih kemenangan dengan skor 2-1 di laga tersebut.

Sebulan setelahnya, cedera yang dialami Szczesny membuat Martinez mendapatkan kesempatan debut di ajang Premier League, dengan Manchester United sebagai lawannya. Lalu, ia tampil dalam empat pertandingan berikutnya.

Martinez mencatatkan tiga clean sheet dari empat laga itu, sebuah pencapaian yang apik mengingat usianya masih 22 tahun. Ia bahkan masuk dalam UEFA's Team of the Week berkat performanya saat melawan Borussia Dortmund.

Sayangnya, itu tidak cukup untuk membuat Martinez bertahan. Ia kembali menjadi pemain pinjaman di paruh kedua musim 2014/15 bersama Rotherham United, lalu bergabung dengan Wolves pada musim 2015/16 di mana dirinya mengalami cedera.

Pada musim 2016/17, Martinez kembali menjadi pilihan ke-3 di bawah mistar gawang. Namun dirinya diberi jatah tampil di pentas Carabao Cup dan sempat melakoni dua pertandingan Premier League saat Petr Cech mengalami cedera.

Sayangnya, Arsenal memiliki dua kiper mumpuni pada saat itu sehingga Martinez pun harus kembali pergi meninggalkan Emirates Stadium sebagai pinjaman. Ia bergabung dengan Getafe pada musim 2017/18 dan hanya tampil lima kali saja.

Pada Januari 2019, Martinez menjalani masa pinjaman di Reading. Ia menjadi sosok penting dan aksi penyelamatan dalam beberapa kesempatan membuat Reading berhasil terhindar dari zona degradasi divisi Championship.

Unai Emery melihat potensinya. Jelang musim 2019/20, pria berkebangsaan Spanyol tersebut memberikan garansi pada Martinez bahwa dirinya tidak akan meninggalkan Emirates Stadium lagi.

4 dari 5 halaman

Performa Martinez di 2019/20

Pada musim ini, semua pertandingan di Liga Europa menjadi miliknya. Ia tidak begitu mengecawakan saat diberi peluang tampil, meskipun pada akhirnya the Gunners harus tersingkir di babak 16 besar.

Pertandingan melawan Brighton menjadi momen penting buat dirinya. Setelah Leno cedera, praktis Martinez menjadi kiper utama the Gunners. Ia membuat sejumlah aksi penting seperti waktu Arsenal bertemu Liverpool.

Martinez melakukan penyelamatan akrobatik yang berhasil mementalkan tembakan Trent Alexander-Arnold. Alhasil the Gunners berhasil menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut.

Sejumlah penyelamatan krusial juga ia lakukan di FA Cup. Seperti mementahkan peluang pemain Manchester City, Riyad Mahrez, di babak semifinal dan bintang Chelsea, Christian Pulisic, pada partai puncak.

5 dari 5 halaman

Kekuatan Emiliano Martinez

Emiliano Martinez diberkati tubuh yang menjulang tinggi. Sehingga para penyerang lawan harus berupaya keras agar bisa menyarangkan bola di gawangnya.

Selain itu, Martinez juga memiliki kemampuan genggaman bola yang sangat baik. Kiper seperti Bernd Leno kerap kali meninju atau menepis tembakan, namun Martinez tidak mengalami kesulitan berarti untuk menangkap bola.

Martinez pun terbiasa bermain dengan bola, yang sangat krusial dalam skema permainan Mikel Arteta. Ia memiliki modal penting karena pernah bermain sebagai penyerang sewaktu masih muda dulu.

Ia juga handal dalam menahan tembakan. Lihat saja statistik impresif darinya. Martinez adalah penjaga gawang dengan presentase penyelematan tertinggi di Premier League, yaitu sebesar 81 persen.

Sebagai perbandingan, presentase penyelamatan Leno sebesar 77,6 persen yang merupakan ketiga terbaik di liga 2019/20. Dan jika ditotal, Martinez dan Leno membuat 143 kali penyelaman untuk Arsenal.

Namun aspek yang paling kuat adalah mentalitasnya. 10 tahun berkarir sebagai pemain pinjaman maupun kiper cadangan tidak membuat dirinya berhenti mengejar titik tertinggi di pentas sepakbola.

(Sportskeeda)

KOMENTAR