Alasan Sederhana Charlie Patino Gabung Arsenal: Dekat dari Rumah

Yaumil Azis | 23 Desember 2021, 01:17
Mikel Arteta dan Charlie Patino (c) AP Photo
Mikel Arteta dan Charlie Patino (c) AP Photo

Bola.net - Pada usia belia, Charlie Patino cukup beruntung karena banyak klub papan atas Inggris yang meminati jasanya. Namun pada akhirnya, ia memilih meniti kariernya bersama Arsenal.

Patino bergabung dengan the Gunners ketika usianya masih 11 tahun. Transfernya dari Luton FC ke Emirates Stadium cuma memakan biaya sebesar 10 ribu pounds saja (setara Rp189 juta).

Tujuh tahun berselang, Mikel Arteta selaku pelatih utama tim Arsenal memberi kesempatan buat Patino untuk memainkan laga debutnya. Ia masuk sebagai pengganti ketika Arsenal telah unggul 4-1 atas Sunderland di laga perempat final Carabao Cup.

Ia cuma butuh waktu 11 menit untuk mencetak gol debutnya bersama the Gunners. Pergerakannya terlihat oleh Nicolas Pepe yang kemudian mengirimkan umpan ke kotak penalti. Patino menyambar umpan itu dan mengubah skor jadi 5-1.

Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.

1 dari 2 halaman

Perkara Jarak

Sudah jelas, itu akan menjadi malam yang tak pernah dilupakan oleh Patino. Kariernya mungkin bisa berjalan berbeda andai tak memilih Arsenal sebagai tujuannya usai hengkang dari Luton pada usia 11 tahun.

Tidak seperti pemain muda lainnya, Patino diberkahi opsi untuk memilih klub papan atas Eropa sebagai tujuan berikutnya dalam kariernya. The Guardian berkata kalau Patino menarik perhatian Tottenham, Chelsea, hingga Manchester City saat itu.

Namun pada akhirnya, ia menjatuhkan pilihannya kepada the Gunners karena alasan yang sederhana. Jarak antara rumahnya di St Albans dengan tempat latihan Arsenal membuatnya yakin buat bergabung dengan akademi Hale End.

2 dari 2 halaman

Pelan-pelan Saja

Pilihan Patino tidak salah, karena Arsenal terbilang ramah buat pemain muda ketimbang tiga klub lain yang mengincar jasanya. Ia juga beruntung karena punya Mikel Arteta sebagai pelatih yang bertekad melindungi karier pemuda seperti dirinya.

"Dia adalah anak keluaran sistem kami, anak yang baik. Dia berlatih bersama kami hampir setiap pekan. Seperti mimpi. Datang ke sini sebagai debutan, mencetak gol di depan fans kami, momen yang sangat spesial," ujar Arteta.

"Kami harus menghindarinya [keriuhan]. Kami masih memiliki banyak kompetisi di depannya. Dia sangat muda,. Dan dia harus melewati langkah demi langkah. Hari ini dia cukup beruntung, mendapat kesempatan dan memanfaatkannya dengan baik."

Sekarang, Patino hanya perlu mempercayakan masa depannya kepada Arteta. Pria asal Spanyol itu telah mengorbitkan talenta seperti Emile Smith Rowe dan Bukayo Saka, dan Patino hanya perlu menunggu momen berikutnya datang.

(The Guardian via Metro.co.uk)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR