BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Ada Peran Barcelona di Balik Keterpurukan Arsenal Era Arsene Wenger

23-08-2019 11:20 | Richard Andreas

Arsene Wenger. (c) AFP Arsene Wenger. (c) AFP

Bola.net - Kegagalan Arsenal di beberapa tahun terakhir era Arsene Wenger dinilai terjadi karena peran Barcelona. Kala itu, Wenger sangat ingin meniru permainan Barca tapi tidak punya pemain yang cukup mumpuni.

Gagal meniru Barca, Arsenal terpuruk kian dalam. Mereka tidak bisa kembali menyuguhkan permainan khas Premier League karena tidak punya pemain-pemain yang cukup kuat untuk memenuhi permainan fisik Premier League.

Alhasil, Arsenal tidak berdaya menghadapi tim-tim tangguh seperti Manchester City dan Liverpool. Arsene Wenger dianggap gagal dan kehilangan jabatannya. Unai Emery datang sebagai penyelamat.

Benarkah itu yang terjadi? Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 2 halaman

Gagal Meniru Barcelona

Mantan pemain Arsenal, Martin Keown yakin Wenger memang mencoba meniru Barca. Saking besarnya keinginan tersebut, perlahan-lahan keseimbangan skuad Arsenal semakin buruk. Para pemain The Gunners tidak cukup bagus.

"Keseimbangan antara kemampuan fisik dengan pemain-pemain berteknik tinggi terlalu timpang," buka Keown kepada Sky Sports.

"Saya kira Arsenal melakukannya dalam usaha meniru kehebatan Barcelona, yakni tim yang paling ingin ditiru Wenger di antar yang lain."

"Arsenal kehilangan keseimbangan mereka," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Tugas Emery

Kini, Arsenal menatap babak baru bersama Unai Emery. Sejak musim lalu, Emery sudah berusaha mengubah gaya bermain Arsenal menjadi lebih agresif dan lebih berani terlibat dalam duel-duel fisik. Sebagaimana Premier League seharusnya.

"Unai Emery mencoba mengembalikan kekuatan Arsenal tetapi dia harus menciptakan keseimbangan yang lebih baik sebab Arsenal sering lupa bertahan," lanjut Keown.

"Juga, dalam 50 persen setiap pertandingan, Arsenal tidak bisa menguasai bola. Itulah kelemahan mereka, khususnya saat bermain tandang," pungkasnya.

Sumber: Sky Sports

KOMENTAR