Aaron Ramsdale Dianggap Pantas Jadi Kapten Arsenal, Setuju Enggak?

Aga Deta | 15 Desember 2021, 10:46
Aksi Aaron Ramsdale jelang laga Timnas Inggris melawan San Marino di Kualifikasi Piala Dunia 2020, Selasa (16/11/2021) dini hari WIB (c) AP Photo
Aksi Aaron Ramsdale jelang laga Timnas Inggris melawan San Marino di Kualifikasi Piala Dunia 2020, Selasa (16/11/2021) dini hari WIB (c) AP Photo

Bola.net - Mantan bintang Tottenham Darren Bent menganggap Aaron Ramsdale sebagai sosok yang pantas untuk menjadi kapten Arsenal.


Pierre-Emerick Aubameyang baru saja dicopot dari jabatannya sebagai kapten Arsenal. Keputusan itu diambil The Gunners setelah sang pemain melakukan pelanggaran disiplin.

Aubameyang dicoret dari skuat Arsenal saat melawan Southampton pada akhir pekan kemarin. Pemain asal Gabon itu juga akan absen dalam pertandingan Premier League melawan West Ham, Kamis (16/12/2021) dini hari WIB.

Kini ada banyak nama yang dianggap sangat pantas untuk menggantikan Aubameyang sebagai pemimpin Arsenal. Di antaranya adalah Kieran Tierney, Ben White dan juga Alexandre Lacazette.

1 dari 3 halaman

Ramsdale Kapten Arsenal

Darren Bent menyebut Aaron Ramsdale juga sangat pantas dipertimbangkan untuk mengambil alih jabatan kapten meski baru bergabung dengan klub empat bulan lalu.

“Saya mungkin akan mengatakan Ramsdale,” kata Bent kepada talkSPORT.

“Jika Tierney bisa menjamin bahwa dia akan bermain setiap minggu, maka ya, tetapi selain dia, itu pasti Ramsdale karena dia satu-satunya pemain yang akan bermain setiap minggu.

“Ketika saya memikirkan kapten Arsenal, saya pikir Ramsdale memiliki kehadiran yang tidak dimiliki orang lain.”

2 dari 3 halaman

Tidak Mudah

Manajer Arsenal Mikel Arteta mengatakan sangat tidak mudah mencopot ban kapten dari Aubameyang. Namun, keputusan tersebut harus dibuatnya.

"Saya bisa mengatakan sekarang bahwa kami telah membuat keputusan ini," kata Arteta di situs resmi klub.

"Sayangnya ini adalah keputusan yang sangat sulit dan jelas jika saya harus memilih, saya tidak ingin duduk di sini membicarakannya tetapi kami harus melakukannya."

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR