BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

7 Pelajaran Laga Manchester United vs Brighton: Mentalitas Monster Ala MU

05-04-2021 09:31 | Dimas Ardi Prasetya

Duel Manchester United vs Brighton di Old Trafford, Senin (05/04/2021) dini hari WIB. (c) Pool Getty via AP Photo Duel Manchester United vs Brighton di Old Trafford, Senin (05/04/2021) dini hari WIB. (c) Pool Getty via AP Photo

Bola.net - Manchester United berhasil melakoni comeback saat berduel lawan Brighton di pekan ke-30 Premier 2020-21 di Old Trafford, Senin (05/04/2021) dini hari WIB.

Manchester United membuka laga dengan tidak ideal. Mereka kebobolan gol lebih dahulu di laga ini. Terlebih lagi, yang menjebol gawang mereka adalah mantan pemainnya sendiri, Danny Welbeck.

MU tak bisa membalas gol tersebut di babak pertama. Barulah di babak kedua situasinya berubah.

Setan Merah bisa menyamakan kedudukan melalui Marcus Rashford. Kemudian disusul oleh gol pembalik keadaan dari Mason Greenwood.

Man United pun berhasil menang tipis dengan skor 2-1 atas Brighton. Hasil yang lumayan meski performa kurang meyakinkan.

Dari duel ini, pelajaran apa yang bisa dipetik? Berikut ulasannya Bolaneters.

1 dari 7 halaman

Milestone Duo Bek

Di pertandingan melawan Brighton ini, Manchester United kembali mempercayakan lini belakangnya dipimpin oleh sang kapten, Harry Maguire. Ternyata bagi eks Leicester City itu, ini adalah laga yang cukup spesial.

Sebab bagi Maguire, ini adalah penampilannya yang ke-100 bagi Man United sejak ia diboyong ke Old Trafford pada musim panas 2019 silam. Untung baginya, MU meraih kemenangan.

Namun tak cuma Maguire saja yang mencatatkan milestone di pertandingan ini. Rekan duetnya yakni Victor Lindelof juga mencatatkan 100 penampilan bagi Setan Merah sebagai starter di pentas Premier League.

Secara keseluruhan, Lindelof sudah tampil lebih banyak bagi MU ketimbang Maguire. Sejauh ini ia sudah mencatatkan 151 penampilan di semua ajang kompetisi.

2 dari 7 halaman

Penalti Atau Tidak?

Di laga Manchester United vs Brighton ini ada kontroversi yang terjadi. Tepatnya pada sekitar menit ke-70.

Saat itu Brighton melancarkan counter attack dari sisi sayap kiri. Neal Maupay kemudian memberikan umpan terobosan ke tengah kotak penalti pada Danny Welbeck.

Saat itu ia ditempel ketat oleh Harry Maguire. Welbeck terjatuh dalam usahanya untuk menendang bola.

Pemain Brighton sempat melakukan protes. Sempat ada tinjauan melalui VAR namun pada akhirnya wasit memutuskan tak ada pelanggaran yang terjadi.

Hal ini jadi perdebatan di dunia maya. Banyak fans yang menganggap MU harusnya diganjar penalti karena merasa Maguire melakukan kontak fisik pada Welbeck.

3 dari 7 halaman

Combo Rashford - Fernandes

Di pertandingan ini, Marcus Rashford tampil sebagai sayap kiri. Sementara itu Bruno Fernandes sebagai gelandang serang.

Sebagaimana yang diketahui, keduanya berperan dalam gol pertama Manchester United. Rashford yang mencetak gol sementara Fernandes yang memberikan assist kepadanya.

Itu jadi bukti bahwa keduanya makin padu di MU. Kerjasama keduanya kini total sudah menghasilkan 62 assist maupun gol bagi Setan Merah. Mereka menjadi salah satu duet paling produktif di Eropa.

Sementara itu bagi Fernandes sendiri, assistnya di laga itu membuatnya mencatatkan statistik yang menawan selama di Old Trafford. Ia kini tercatat memberikan rata-rata satu assist dalam dua pertandingan di liga di Old Trafford.

"Bruno Fernandes membuat rata-rata satu assist untuk setiap dua penampilan di Premier League di Old Trafford (11 assist dalam 22 pertandingan), rasio terbaik untuk setiap pemain Manchester United (min. 2 penampilan). Keteraturan."

4 dari 7 halaman

Mantan Sempat Menyapa

Di laga ini Brighton mempercayakan lini serangnya ditempati oleh Danny Welbeck. Ia adalah pemain buangan Manchester United. Louis van Gaal mendepaknya dari Old Trafford pada tahun 2014 silam.

Welbeck sejak saat itu sempat memperkuat Arsenal. Ia kemudian merapat ke Watford sebelum akhirnya mendarat di Brighton.

Penampilan striker berusia 30 tahun itu tak terlalu buruk. Welbeck sempat menyapa MU dengan golnya pada menit ke-13. Ia menanduk bola crossing Neal Maupay dari sayap kanan. Bola awalnya sempat diblok Dean Henderson. Namun bola rebound bisa disambar lagi oleh Welbeck dengan sundulan kepalanya.

Gol itu sendiri menjadi gol ketiga Welbeck ke gawang MU sejak pergi dari klub tersebut. Ia pun jadi pemain pertama yang bisa mencetak gol sebanyak itu di Premier League sejak hengkang dari Old Trafford.

5 dari 7 halaman

Mentalitas Monster Manchester United

Seperti yang diketahui, Manchester United sempat tertinggal satu gol dari Brighton. Akan tetapi mereka kemudian bisa bangkit dan membalikkan skor alias melakukan comeback.

Untuk urusan comeback ini, Man United ternyata sangat jago khususnya di pentas Premier League. Sebab mereka jadi klub yang mampu mengoleksi poin paling banyak meski sempat dalam posisi tertinggal.

MU musim ini berhasil mengoleksi 25 poin. Jumlah itu terpaut jauh dari pesaing terdekatnya yakni Leicester City.

Bukti bahwa Manchester United memiliki mentalitas monster ini tak sampai di situ. Masih ada satu statistik lagi yang memperkuat fakta tersebut.

MU kini jadi klub yang mengoleksi kemenangan paling banyak dari posisi tertinggal dalam sejarah kompetisi Premier League. Mereka unggul tujuh kali lebih banyak dibanding tim lainnya.

"Manchester United telah memenangkan 95 pertandingan Premier setelah kebobolan gol pertama - tujuh lebih banyak dari tim mana pun dalam sejarah Liga Premier. Tangguh."

6 dari 7 halaman

Amunisi Lini Serang Berkurang

Manchester United memang berhasil meraih kemenangan. Akan tetapi kemenangan itu harus diwarni dengan cederanya Marcus Rashford.

Pemain asal Inggris itu ditarik keluar pada menit ke-72. Ia digantikan Dan James.

Saat berjalan di pinggir lapangan, Rashford berjalan terpincang-pincang. Ole Gunnar Solskjaer mengungkapkan sang striker mengalami cedera meski belum jelas seberapa parah cederanya.

Sebelum Rashford, MU juga sudah dipastikan kehilangan satu pemainnya di lini serang. Solskjaer mengungkapkan Anthony Martial bermasalah di dengkulnya saat membela timnas Prancis.

Ia bisa absen sampai akhir musim. Dengan demikian, lini serang Manchester United kini harus bergantung pada Edinson Cavani dan Mason Greenwood saja.

7 dari 7 halaman

Mason Greenwood Dekati Rashford dan Rooney

Manchester United memainkan formasi 4-2-3-1. Pos sayap kanan diisi oleh Mason Greenwood.

Anak muda berusia 19 tahun itu tampil agresif. Permainannya merepotkan lini belakang Brighton.

Kerja keras Greenwood terbayarkan dengan tunai. Ia ikut mencetak satu gol bagi Manchester United.

Itu adalah golnya yang kedua bagi MU di liga pada musim ini. Namun secara keseluruhan, itu adalah golnya yang ke-12 bagi Setan Merah di Premier League.

Saat ini, hanya Wayne Rooney dan Marcus Rashford yang jumlah golnya di liga lebih banyak dengan status sebagai remaja di Man United. Rooney mengemas 15 gol sementara Rashford 13 gol.

Mason Greenwood masih punya cukup banyak waktu untuk melewati rekor Wayne Rooney di Manchester United sebagai remaja dan sebelum menginjak usia 20 tahun. Ia baru akan berulang tahun pada 1 Oktober mendatang.

(Sportskeeda/ManUtd)

KOMENTAR