BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

5 Pemain Kunci Arsenal yang Bisa Jadi Momok untuk Chelsea di Final Piala FA

31-07-2020 17:00 | Serafin Unus Pasi

Selebrasi skuad Arsenal. (c) AP Photo Selebrasi skuad Arsenal. (c) AP Photo

Bola.net - Pada akhir pekan ini, sebuah partai besar akan tersaji di Wembley. Dua tim asal kota London, Arsenal dan Chelsea akan saling bentrok untuk meraih trofi Piala FA musim 2020/21.

Arsenal dan Chelsea berhasil melenggang ke Final setelah melewati lawan yang berat di Semi Final. Arsenal mengalahkan Manchester City untuk lolos ke Final, sementara Chelsea mengalahkan Manchester United untuk meraih tiket terakhir ke Wembley.

Bagi Arsenal, laga ini merupakan sebuah laga yang krusial. Jika mereka memenangkan turnamen ini, maka mereka akan berkesempatan untuk lolos ke Liga Europa musim depan, setelah mereka gagal meraih tiket tersebut melalui jalur EPL.

Satu kendala Arsenal jelang laga ini adalah banyaknya pemain mereka yang cedera. Ada total enam pemain yang harus absen di laga ini karena cedera.

Namun Arsenal punya beberapa pemain yang bisa menjadi pembeda di laga tersebut. Siapa saja mereka? Yuk intip di bawah ini.

1 dari 5 halaman

Pierre-Emerick Aubameyang

Striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang. (c) AP Photo Striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang. (c) AP Photo

Pemain Arsenal pertama yang berpotensi jadi momok untuk Chelsea tidak lain dan tidak bukan adalah Pierre-Emerick Aubameyang.

Striker asal Gabon itu masih menjadi juru gedor utama Arsenal musim ini. Ia tercatat berhasil mengemas total 27 gol untuk Arsenal musim ini.

Dengan ketajamannya itu, Aubameyang akan menjadi ancaman nyata untuk lini pertahanan Chelsea di partai final nanti.

2 dari 5 halaman

David Luiz

Bek Arsenal, David Luiz (c) AP Photo Bek Arsenal, David Luiz (c) AP Photo

Pemain Arsenal kedua yang bisa menjadi pembeda di laga Final Piala FA nanti adalah David Luiz.

Performa Luiz memang sempat jadi sorotan setelah ia beberapa kali membuat blunder. Namun belakangan performa bek Timnas Brasil itu cenderung meningkat dan ia menjadi pemain terbaik Arsenal saat mengalahkan Manchester City di semi final.

Luiz juga bisa memberikan informasi yang berguna bagi Arsenal mengingat ia musim lalu masih membela Chelsea.

3 dari 5 halaman

Emiliano Martinez

Emiliano Martinez (c) ARS Emiliano Martinez (c) ARS

Pemain Arsenal ketiga yang bisa menjadi pembeda di partai final Piala FA nanti adalah Emiliano Martinez.

Cedera yang dialami Bernd Leno sebenarnya menjadi berkah tersendiri bagi Arsenal. Karena mereka berhasil melihat kemampuan asli dari Martinez.

Martinez mendapatkan banyak sekali pujian setelah ia tampil kokoh di bawah mistar gawang Arsenal dalam satu bulan terakhir. Jadi kemampuannya dibutuhkan Arsenal untuk menghalau serangan-serangan dari The Blues.

4 dari 5 halaman

Bukayo Saka

Pemain Arsenal, Bukayo Saka, merayakan golnya ke gawang Wolverhampton dalam laga lanjutan Premier League hari Sabtu (4/7/2020). (c) AP Photo Pemain Arsenal, Bukayo Saka, merayakan golnya ke gawang Wolverhampton dalam laga lanjutan Premier League hari Sabtu (4/7/2020). (c) AP Photo

Pemain keempat yang bisa membawa Arsenal menjadi juara Piala FA musim ini adalah sosok Bukayo Saka.

Saka bisa dikatakan adalah rising star di skuat Arsenal musim ini. Perlahan tapi pasti ia mulai menjadi pemain andalan di skuat The Gunners.

Memiliki posisi asli sebagai pemain sayap, belakangan Saka lebih banyak diturunkan sebagai wingback dan ia mampu berkontribusi dengan baik saat Arsenal menyerang atau bertahan. Jadi ia bisa menjadi pemain yang merepotkan Chelsea di laga tersebut.

5 dari 5 halaman

Dani Ceballos

Pemain Arsenal, Dani Ceballos. (c) AP Photo Pemain Arsenal, Dani Ceballos. (c) AP Photo

Pemain kelima yang bisa menjadi pembeda bagi Arsenal saat bentrok dengan Chelsea di Final Piala FA adalah Dani Ceballos.

Pemain pinjaman dari Real Madrid itu saat ini menjadi jendral lini tengah Arsenal. Kreativitasnya dan visi permainannya menjadi roh permainan The Gunners belakangan ini.

Jadi jika Chelsea ingin mengalahkan Arsenal di laga ini, maka mereka harus mematikan langkah sang playmaker.

KOMENTAR