BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

5 Pelajaran Man City vs Chelsea: Pemanasan Liga Champions, Guardiola Remehkan Lawan?

09-05-2021 08:00 | Richard Andreas

Ekspresi kecewa striker Manchester City, Gabriel Jesus. (c) AP Photo Ekspresi kecewa striker Manchester City, Gabriel Jesus. (c) AP Photo

Bola.net - Manchester City harus menerima kekalahan dari Chelsea dengan skor 1-2 dalam duel pekan ke-35 Premier League 2020/21, Minggu (8/5/2021). Hasil ini menunda pesta juara Man City untuk sementara.

Kekalahan ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan jika melihat susunan line-up yang dipilih Josep Guardiola. Dia menurunkan skuad pelapis lawan tim sekuat Chelsea, karena itu kekalahan tidak bisa dihindari.

Meski begitu, tetap saja kekalahan ini mengecewakan. Man City seharusnya bisa segera mengunci gelar juara dan mengalihkan fokus ke final Liga Champions.

Menariknya, lawan Man City di final Liga Champions nanti adalah Chelsea. Artinya laga ini seperti laga pemanasan antara kedua tim dan justru karena itu kekalahan Man City lebih sulit diterima.

Selain itu, setidaknya ada 5 pelajaran penting lainnya dari pertandingan kali ini. Apa saja?

1 dari 5 halaman

Penalti Aguero

Selain kekalahan, momen yang paling mengecewakan di pertandingan kemarin adalah penalti Aguero yang gagal total. Seharusnya Man City bisa menang andai penalti ini jadi gol

Aguero mengeksekusi penalti di ujung babak pertama. Dia mencoba teknik panenka dan ternyata gagal total. Eksekusinya terlalu lemah dan mudah dihentikan Edouard Mendy.

Secara keseluruhan, ternyata Man City jadi tim dengan eksekusi penalti gagal terbanyak di Premier League musim ini. Aguero menambah daftar tersebut dengan kegagalannya kali ini.

2 dari 5 halaman

Guardiola remehkan lawan?

Duel Manchester City vs Chelsea, Premier League 2020/21. (c) AP PhotoDuel Manchester City vs Chelsea, Premier League 2020/21. (c) AP Photo

Di laga sepenting ini, ketika Man City bisa mengunci gelar juara, Guardiola justru memutuskan merotasi skuad. Dia menurunkan 9 pemain pelapis, artinya hanya ada 2 pemain inti.

Hasilnya, permainan Man City tidak maksimal. Aguero dan Ferran Torres tampak buruk dan menyulitkan tim sendiri. Bahkan kedua pemain ini tidak bisa bermain penuh.

Di lini tengah dan lini belakang pun kasusnya sama. Joao Cancelo main buruk, Laporte dan Nathan Ake jelas tidak bisa menyamai level Ruben Dias.

3 dari 5 halaman

Tuchel menang lagi

Skuad Chelsea merayakan gol Hakim Ziyech ke gawang Manchester City, Premier League 2020/21. (c) AP PhotoSkuad Chelsea merayakan gol Hakim Ziyech ke gawang Manchester City, Premier League 2020/21. (c) AP Photo

Tuchel sudah dua kali melawan Guardiola musim ini dan berhasil memenangi duel keduanya. Sebelumnya, Tuchel telah menuntun Chelsea menyingkirkan Man City di semifinal FA Cup.

Taktik Tuchel tampak ampuh menghadapi permainan Man City. Pertahanan Chelsea cukup tangguh dan serangan balik mereka efektif.

Namun, perlu dipertimbangkan bahwa Tuchel menang atas tim pelapis Man City. Dia belum benar-benar menghadapi kekuatan penuh Man City.

Karena itu, Tuchel akan menghadapi tantangan lebih besar ketika membimbing Chelsea dalam duel di final Liga Champions nanti.

4 dari 5 halaman

Hakim Ziyech lagi

Selebrasi Hakim Ziyech usai menjebol gawang Ederson, Manchester City vs Chelsea, Premier League 2020/21. (c) AP PhotoSelebrasi Hakim Ziyech usai menjebol gawang Ederson, Manchester City vs Chelsea, Premier League 2020/21. (c) AP Photo

Di semifinal FA Cup, gol tunggal Hakim Ziyech jadi pembeda untuk kemenangan Chelsea. Kini, Ziyech kembali jadi pahlawan tim dengan mencetak gol penyeimbang.

Golnya sangat penting untuk mengembalikan kepercayaan diri Chelsea dan balik menekan Man City. Ziyech juga membuktikan kualitasnya sebagai finisher ulung.

Artinya Ziyech telah mencetak dua gol penting Chelsea ke gawang Man City. Bakal ada yang ketiga kalinya di final Liga Champions nanti?

5 dari 5 halaman

Pemanasan jelang Liga Champions

Ekspresi kecewa striker Manchester City, Gabriel Jesus. (c) AP PhotoEkspresi kecewa striker Manchester City, Gabriel Jesus. (c) AP Photo

Laga ini bak duel pemanasan menjelang partai semifinal Liga Champions 2020/21, 30 Mei mendatang. Kali ini, Man City sekali lagi harus mengakui keunggulan Chelsea.

Memang kekalahan Man City dapat dimaklumi karena rotasi skuad Guardiola. Lagi pula Man City sudah pasti juara Premier League, hanya masalah waktu.

Namun, di sisi lain kemenangan ini bisa mendongkrak kepercayaan diri skuad Chelsea. Duel final Liga Champions nanti dijamin akan berlangsung panas.

Sumber: Opta, Squawka, Bola

KOMENTAR