BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

5 Pelajaran Liverpool vs Sheffield United: Jurgen Klopp Mainkan 4 Penyerang Sejak Awal

25-10-2020 06:35 | Asad Arifin

Diogo Jota dan Sadio Mane pada laga melawan Sheffield United di pekan ke-6 Premier League musim 2020/2021 (c) AP Photo Diogo Jota dan Sadio Mane pada laga melawan Sheffield United di pekan ke-6 Premier League musim 2020/2021 (c) AP Photo

Bola.net - Liverpool vs Sheffield United pada pekan keenam Premier League musim 2020/2021, Minggu (25/10/2020) dini hari WIB. Pada laga di Anfield tersebut, Liverpool menang dengan skor 2-1.

Liverpool sempat tertinggal lebih dulu dari gol penalti Sander Berge. Namun, Liverpool mampu membalikkan kedudukan lewat gol yang dicetak Roberto Firmino dan Diogo Jota.

Hasil ini membuat Liverpool berada di posisi kedua klasemen Premier League dengan enam poin. Sedangkan, Sheffield makin terpuruk dengan berada di posisi ke-19 klasemen dengan satu poin.

Liverpool kini sudah melewati 62 laga kandang tanpa pernah kalah. Anfield menjadi tempat yang sulit bagi setiap tim tamu. The Reds melalui 1.270 hari tanpa kalah di Anfield. Kali terakhir kalah pada April 2017 lalu.

Selain rekor kemenangan di atas, pelajaran apa saja yang bisa dipetik dari duel Liverpool vs Sheffield? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 5 halaman

Penalti atau Freekick?

Jurgen Klopp tidak senang dengan keputusan wasit yang menghukum Liverpool dengan penalti pada awal babak pertama. Dia menilai tidak ada pelanggaran yang dilakukan Fabinho saat menghalau serangan Oliver McBurnie.

"Penalti itu bahkan harusnya bukan pelanggaran," ucap Jurgen Klopp usai laga dikutip dari BBC Sport.

Perdebatan sejatinya tidak berhenti apakah upaya Fabinho merebut bola dari Oliver McBurnie pelanggaran atau tidak, tetapi di dalam atau di luar kotak penalti. Sebab, momen itu terjadi di dekat garis.

Situasi yang sama juga terjadi saat Liverpool melawan Everton pekan lalu. Gol Jordan Henderson dianulir wasit karena Sadio Mane dianggap dalam posisi offside dengan margin yang sangat tipis.

2 dari 5 halaman

Duet Joe Gomez dan Fabinho

Fabinho kembali menunjukkan jika dia bisa dan layak untuk menjadi bek tengah. Pemain asal Brasil itu tampil solid menghadapi pemain depan Sheffield yang dikenal dengan permainan fisiknya.

Selain Fabinho, performa Joe Gomez juga patut mendapat acungan jempol. Sebab, bek timnas Inggris itu bermain sangat taktis. Joe Gomez melakukan delapan kali sapuan bola, paling banyak dari pemain lainnya.

Dengan duet Joe Gomez dan Fabinho, untuk sementara Liverpool tetap solid walau tanpa Virgil van Dijk. Hanya saja, patut dinanti apakah duet ini bakal konsisten dan tetap bugar hingga akhir musim 2020/2021 ini.

3 dari 5 halaman

Tanda Bahaya Sheffield United

Sheffield United menjadi tim yang tampil cukup menjanjikan pada musim 2019/2020 lalu. Mereka sempat masuk dalam persaingan untuk posisi empat besar klasemen akhir Premier League.

Sheffield akhirnya hanya berada di posisi ke-9 klasemen akhir. Mereka kalah pada tiga laga beruntun di akhir musim. Namun, Sheffield tetap diperhitungkan karena hanya kebobolan 39 gol, urutan keempat terbaik.

Namun, Sheffield United tampil buruk awal musim 2020/2021. Pasukan Chris Widle baru meraih satu poin dari enam laga. Mereka sekali imbang dan lima kali kalah. Sheffield kebobolan 14 gol dan hanya mencetak lima gol.

4 dari 5 halaman

4 Penyerang Liverpool

Jurgen Klopp tampil dengan komposisi yang unik di laga melawan Sheffield. Sejak menit awal, Jurgen Klopp memakai empat pemain bernaluri penyerang: Sadio Mane, Diogo Jota, Roberto Firmino, dan Mohamed Salah.

Komposisi ini berjalan tidak mulus di babak pertama. Liverpool kalah jumlah pemain di lini tengah dan Sheffield sempat merepotkan pada awal laga.

Namun, pada akhirnya komposisi ini tampil cukup menjanjikan di babak kedua. Sosok Diogo Jota patut mendapat pujian. Bukan hanya karena mencetak gol, pemain asal Portugal itu mampu menyatu dengan tiga pemain lain yang sudah lama bermain bersama.

5 dari 5 halaman

Akhirnya, Firmino!

Roberto Firmino mendapat banyak kritik atas penampilannya pada awal musim 2020/2021. Sebagai penyerang tengah, pemain asal Brasil itu selalu dinilai lewat jumlah gol yang dicetaknya.

Celaka bagi Firmino, dia belum juga mencetak gol sebelum laga melawan Sheffield. Namun, akhirnya gol itu datang juga. Eks pemain Hoffenheim mendapatkan gol pertamanya pada musim ini setelah membobol gawang Sheffield.

Sebenarnya, Jurgen Klopp sangat percaya pada Firmino. Terlepas dari jumlah gol yang dicetaknya, Klopp memberi peran penting bagi Firmino. Dia banyak membuka ruang untuk Sadio Mane dan Salah.

Selain itu, dia juga punya kemampuan membaca permainan lawan dan melakukan pressing sangat bagus.

Sumber: Berbagai Sumber

KOMENTAR