BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

5 Pelajaran Laga Manchester City vs Brighton: Pep Guardiola Butuh Target Man

14-01-2021 08:14 | Asad Arifin

Skuad Manchester City merayakan gol ke gawang Brighton, Premier League 2020/21 (c) AP Photo Skuad Manchester City merayakan gol ke gawang Brighton, Premier League 2020/21 (c) AP Photo

Bola.net - Manchester City menjamu Brighton pada laga pekan ke-18 Premier League, Kamis (14/1/2021) dini hari WIB. Pada duel di Stadion Etihad tersebut, Man City menang dengan skor 1-0.

Gol tunggal penentu kemenangan Man City dicetak Phil Foden pada menit ke-44. Anak asuh Josep Guardiola sejatinya punya beberapa peluang lain, tetapi gagal dikonversi menjadi gol.

Walau menang tipis, hasil ini punya arti penting bagi Man City. Sebab, mereka kini berada di posisi ke-3 klasemen dengan 32 poin.

Man City, yang punya satu laga ekstra, hanya tertinggal satu poin dari Liverpool di posisi kedua. Sementara, Brighton makin dekat dengan zona degradasi karena berada di posisi ke-17 klasemen.

Lantas, pelajaran apa yang bisa dipetik dari duel Man City vs Brighton? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 5 halaman

Laga Satu Arah

Man City bermain sangat dominan di laga melawan Brighton. Bahkan, bisa dikatakan laga berjalan satu arah. Tengok saja statistik peluang yang terjadi sepanjang laga.

Man City membuat 16 shots, dengan empat peluang besar. Sedangkan, Brighton hanya melepas lima shots tanpa satu pun peluang besar.

Penguasaan bola pun demikian. Man City unggul jauh dengan 65 berbanding 35 persen. Sepanjang laga, Man City melepas 726 umpan [90 persen akurat] dan Brighton hanya melepas 384 umpan [78 persen akurat].

2 dari 5 halaman

Performa De Bruyne & Foden

Aksi Kevin De Bruyne pada laga Manchester City vs Brighton, Premier League 2020/21. (c) AP Photo Aksi Kevin De Bruyne pada laga Manchester City vs Brighton, Premier League 2020/21. (c) AP Photo

Man City benar-benar beruntung punya pemain sekelas Kevin De Bruyne. Sebab, pemain asal Belgia itu terus menjadi solusi bagi Man City ketika mengalami kebuntuan.

Pada duel lawan Brighton, De Bruyne memang tidak mencetak gol. Namun, dia membuat satu assist yang penting. Kini, De Bruyne sudah membuat sembilan assist di Premier League.

Selain De Bruyne, Phil Foden juga patut mendapat pujian. Pemain 20 tahun musim ini makin matang. Dia sudah mencetak empat gol di Premier League, terpaut satu gol dari catatannya musim lalu.

3 dari 5 halaman

Pertanda Buruk Brighton

Pertandingan Brighton vs Liverpool berakhir imbang 1-1 (c) AP Photo Pertandingan Brighton vs Liverpool berakhir imbang 1-1 (c) AP Photo

Brighton harus segera berbenah. Kekalahan dari Manchester City hanya menambah panjang daftar masa keterpurukan mereka. Brighton tak pernah menang pada sembilan laga terakhir di Premier Legue.

Jika situasi tidak membaik, maka tim racikan Graham Potter itu bisa berada dalam situasi lebih buruk.

Brighton kini berada di posisi ke-17. Mereka hanya berada satu level di atas zona degradasi. Neal Maupay dan kolega bahkan hanya unggul dua poin dari Fulham yang berada di bawahnya.

4 dari 5 halaman

Butuh Target Mman

Striker Manchester City Sergio Aguero mengalami cedera dalam laga Premier League melawan Burnley di Etihad Stadium, Selasa (23/6/20) dini hari WIB. (c) AP Photo Striker Manchester City Sergio Aguero mengalami cedera dalam laga Premier League melawan Burnley di Etihad Stadium, Selasa (23/6/20) dini hari WIB. (c) AP Photo

Man Ciy memainkan Bernardo Silva sebagai penyerang, dengan peran false nine. Upaya Pep Guardiola tidak berjalan dengan baik. Sebab, dengan serangan Man City yang mengandalkan crossing, tak ada target man di kotak penalti.

Man City melepas 20 crossing sepanjang laga, tetapi hanya empat yang tepat sasaran.

Di babak kedua, Gabriel Jesus masuk pada menit ke-67. Namun, dia belum cukup bugar untuk membongkar pertahanan Brighton. Pep Guardiola benar-benar harus mencari opsi lain pengganti Sergio Aguero.

5 dari 5 halaman

Sudah ya, Sterling!

Manchester City mendapat penalti pada menit-menit akhir laga. Namun, Raheem Sterling yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Bagi Sterling, ini adalah kali ketiga dia gagal menendang penalti secara beruntun di Premier League. Dikutip dari Opta, Sterling menjadi pemain pertama yang mengalami kegagalan buruk itu sejak Saido Berahino pada 2017 lalu.

Well, mungkin setelah ini Pep Guardiola bisa memikirkan ulang penendang penalti utama Man City.

Sumber: Berbagai Sumber

KOMENTAR