BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

5 Pelajaran dari Laga Chelsea vs Luton: Menang dengan Catatan, Terutama untuk Timo Werner

25-01-2021 03:10 | Ari Prayoga

Tammy Abraham dan skuad Chelsea merayakan gol ke gawang Luton Town, Minggu (24/1/2021) (c) AP Photo Tammy Abraham dan skuad Chelsea merayakan gol ke gawang Luton Town, Minggu (24/1/2021) (c) AP Photo

Bola.net - Chelsea sukses mengalahkan Luton Town dengan skor 3-1 dalam partai putaran keempat Piala FA 2020/21 yang digelar di Stamford Bridge, Minggu (24/1/2021) malam WIB.

Tammy Abraham menjadi bintang kemenangan Chelsea dengan memborong tiga gol alias hat-trick. Sementara itu, Luton sempat mencetak gol lewat aksi Jordan Clark.

Berkat kemenangan ini, Chelsea berhak melaju ke putaran kelima untuk menghadapi tuan rumah Barnsley. Laga ini bakal digelar pada pekan yang dimulai 8 hingga 11 Februari 2021 mendatang.

Beberapa poin penting pun bisa diambil dari kemenangan yang diraih Chelsea kala menjamu Luton ini. Berikut ulasan selengkapnya.

1 dari 5 halaman

Abraham Tampil Efektif

Dalam pertandingan ini, Tammy Abraham benar-benar menjadi momok bagi pertahanan Luton Town.

Menariknya, tiga tembakan tepat sasaran yang dicatatkan Abraham seluruhnya mampu berbuah gol. Artinya, penyerang 23 tahun itu tampil sangat efektif di depan gawang lawan.

Hat-trick ke gawang Luton bisa jadi membuat Abraham semakin mematenkan satu posisi di lini depan Chelsea, menyisihkan Olivier Giroud.

2 dari 5 halaman

Ada Apa dengan Werner?

Entah apa yang membuat performa Timo Werner masih jeblok. Werner kini tercatat hanya mampu mencetak satu gol dalam 16 laga terakhir di semua kompetisi, itu pun melawan Morecambe.

Menghadapi Luton, Werner sejatinya memiliki kesempatan emas untuk kembali masuk papan skor ketika ia menjadi eksekutor penalti di akhir babak kedua.

Malang bagi Werner, tembakan 12 pas yang ia lesatkan masih bisa diblok kiper Luton, Simon Sluga. Werner pun bereaksi menarik kostumnya seakan sedang frustrasi.

3 dari 5 halaman

Penyakit Kepa Belum 'Sembuh'

Satu hal yang juga menjadi sorotan dari laga Chelsea versus Luton ini adalah belum sembuhnya penyakit blunder penjaga gawan Kepa Arrizabalaga.

Gol Luton yang dicetak Jordan Clark lahir lewat sebuah tembakan yang sejatina tepat mengarah ke Kepa. Namun, kiper asal Spanyol itu tak mampu mengantisipasi bola dengan sempurna sehigga terus melaju menjadi gol.

Hal ini jelas bakal membuat Frank Lampard semakin yakin untuk menepikan Kepa dan lebih memilih memainkan Edouard Mendy sebagai pilihan utama di bawah mistar.

4 dari 5 halaman

Inkonsitensi Masih Membayangi

Terlepas dari kesuksesan meraih kemenangan atas Luton, Chelsea sejatinya masih dibayangi penyakit inkonsistensi. Chelsea tercatat meraih empat kemenangan dalam 10 laga terakhir.

Setelah tengah pekan kemarin menyerah dari Leicester City dan kini menang atas Luton, bisa jadi Chelsea akan kembali meraih hasil negatif di laga selanjutnya.

Alhasil, partai melawan tim kuda hitam Wolverhampton tengah pekan besok bakal menjadi ujian konsistensi pasukan Frank Lampard.

5 dari 5 halaman

Peluang Juara Chelsea

Suka atau tidak suka, harus diakui bahwa peluang juara Chelsea musim ini hanya tersisa di ajang Piala FA, tanpa mengesampingkan ajang lainnya.

Di Premier League, Chelsea hingga kini masih belum mampu kembali menembus papan atas, sedangkan di Liga Champions mereka menemui ujian berat dengan harus menantang Atletico Madrid di babak 16 besar.

Karena itu, Frank Lampard harus benar-benar memanfaatkan kesempatan yang mereka miliki di Piala FA musim ini, tentu dengan mengalahkan Barnsley di putaran kelima pada Februari mendatang.

KOMENTAR