5 Pelajaran atas Drama 6 Gol di Kandang Liverpool: Kepala Batu Klopp Bakal Jadi Malapetaka The Reds?

Serafin Unus Pasi | 2 Oktober 2022, 06:00
Duel Liverpool vs Brighton di pekan kesembilan EPL 2022/23, Sabtu (1/10/2022) (c) AP Photo
Duel Liverpool vs Brighton di pekan kesembilan EPL 2022/23, Sabtu (1/10/2022) (c) AP Photo

Bola.net - Hasil pahit kembali ditelan Liverpool di pekan kesembilan Premier League. Bermain di Anfield, Liverpool dipaksa berbagi angka dengan sang tamu, Brighton setelah laga berakhir dengan skor 3-3.

Seperti yang sudah diketahui, start Liverpool di EPL musim ini kurang oke. The Reds kerap mendapatkan hasil imbang sehingga tim asal Merseyside itu tertahan di papan tengah.

Di pekan kesembilan EPL ini Liverpool ingin kembali ke jalur kemenangan. Sayang di laga ini Liverpool kembali terpeleset.

Mereka lagi-lagi mendapatkan hasil imbang usai Leandro Trossard membuyarkan kemenangan mereka saat mereka unggul 3-2. Alhasil The Reds kembali mendulang satu poin di laga ini.

Dari laga ini ada beberapa pelajaran yang bisa dipetik. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.

1 dari 6 halaman

Firmino Masih Oke

Selebrasi Roberto Firmino usai membobol gawang Brighton, Sabtu (1/10/2022) (c) AP Photo

Selebrasi Roberto Firmino usai membobol gawang Brighton, Sabtu (1/10/2022) (c) AP Photo

Satu hal yang paling menonjol dari Liverpool di laga ini adalah Roberto Firmino masih jauh dari kata habis.

Di awal musim 2022/23, banyak yang menilai Liverpool harus melepas Firmino. Pasalnya mereka sudah memiliki sosok Darwin Nunez yang ditebus mahal dari Benfica.

Namun nyatanya Firmino sukses membuktikan bahwa ia masih berguna untuk Liverpool. Saat The Reds tertinggal 2-0, Liverpool berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 berkat brace Firmino. Jadi Klopp harus memberikan eks Hoffenheim ini lebih banyak kesempatan.

2 dari 6 halaman

Debut Manis Di Zerbi

Pelatih Sasuolo Roberto De Zerbi. (c) AP Photo

Pelatih Sasuolo Roberto De Zerbi. (c) AP Photo

Laga di Anfield ini menjadi laga yang spesial bagi Roberto De Zerbi Debutnya sebagai manajer baru Brighton berjhalan dengan manis.

De Zerbi menjadi manajer Brighton di jeda internasional kemarin, menggantikan Graham Potter yang pindah ke Chelsea. Meski sempat diragukan, namun Di Zerbi membuktikan bahwa ia bisa menjadi juru taktik yang sama okenya dengan Potter.

Di laga debutnya ini ia berhasil membuat Brighton unggul 2-0 terlebih dahulu di Anfield. Saat tertinggal 3-2, ia juga sukses memberi instruksi The Seagulls sehingga bisa menyamakan kedudukan. Meski ini baru permulaan, namun De Zerbi berpotensi jadi manajer yang bagus bagi Brighton.

3 dari 6 halaman

Klopp Kepala Batu, Waktunya Out?

Jurgen Klopp di laga Manchester United vs Liverpool di Rajamangala Stadium, Bangkok, Selasa (12/7/2022) (c) AP Photo

Jurgen Klopp di laga Manchester United vs Liverpool di Rajamangala Stadium, Bangkok, Selasa (12/7/2022) (c) AP Photo

Kegagalan Liverpool memenangkan laga ini sedikit banyak disebabkan oleh pengambilan keputusan Klopp yang kurang jitu, terutama untuk urusan pemain.

Di laga ini, Ia memutuskan untuk memainkan beberapa pemain yang underperform. Sebut saja Trent Alexander-Arnold, James Milner dan Jordan Henderson tetap dimainkan sang manajer meski performanya musim ini mengecewakan.

Memang sih Klopp tidak punya banyak pilihan karena ada banyak pemainnya yang cedera, sementara kedalaman skuat Liverpool kurang oke. Namun sang manajer bukannya mencoba mencari solusi lain atas situasi ini dan malah ngotot memainkan pemain-pemain yang underperform.

Jadi apakah tren negatif ini sepenuhnya salah Klopp?

4 dari 6 halaman

Pertahanan Liverpool Meresahkan

Virgil van Dijk dalam laga Liga Champions 2022/2023 Liverpool vs Ajax Amsterdam, Rabu (14/9/2022) (c) AP Photo

Virgil van Dijk dalam laga Liga Champions 2022/2023 Liverpool vs Ajax Amsterdam, Rabu (14/9/2022) (c) AP Photo

Liverpool pernah punya reputasi sebagai tim dengan pertahanan tersolid di EPL. Digawangi oleh Virgil van Dijk pertahanan Liverpool sempat sulit ditembus. Namun hal itu kini sudah jadi masa lalu.

Musim ini gawang Liverpool sudah bobol sembilan kali dari tujuh laga yang mereka mainkan. Melawan Brighton, pertahanan Liverpool benar-benar keropos.

Ketiga gol Leandro Trossard itu sebenarnya bisa diantisipasi. Namun koordinasi antar lini pertahanan Liverpool tidak oke, sehingga Trossard bisa menyelinap masuk ke kotak penalti mereka dengan mudah.

Jika Klopp ingin Liverpool menjadi penantang gelar sekali lagi, maka PR utamanya saat ini adalah membenahi pertahanan mereka.

5 dari 6 halaman

Leandro Trossard Bakal Laku Keras!

Striker Brighton, Leandro Trossard merayakan gol ke gawang Manchester City, Rabu (19/5/2021) (c) Pool Getty via AP Photo

Striker Brighton, Leandro Trossard merayakan gol ke gawang Manchester City, Rabu (19/5/2021) (c) Pool Getty via AP Photo

Dalam waktu dekat ini, nama Leandro Trossard bakal dikaitkan dengan klub-klub top Inggris dan Eropa. Pasalnya ia kini menjadi pemain yang paling bersinar di Brighton.

Di laga ini, ia berhasil membungkam Anfield berkat hattricknya. Total musim ini pemain asal Belgia itu telah mengemas lima gol dan dua assist bagi Brighton.

Di tahun 2023, ia akan berstatus sebagai free agent. Jadi bakal banyak pemain yang akan dikaitkan dengan penyerang 27 tahun tersebut.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR