BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

5 Hal Penting Pasca Arsenal Imbang Lawan Leicester: Bukayo Saka, Masa Depan The Gunners

08-07-2020 09:52 | Asad Arifin

Pemain Arsenal, Bukayo Saka (tengah). (c) AP Photo Pemain Arsenal, Bukayo Saka (tengah). (c) AP Photo

Bola.net - Arsenal bermain imbang 1-1 ketika berjumpa Leicester City di pekan ke-34 Premier League 2019/2020, Rabu (8/7/2020) dini hari WIB. Duel ini bisa dilihat dari sisi positif dan negatif bagi skuad asuhan Mikel Arteta tersebut.

The Gunners unggul terlebih dahulu lewat gol Pierre-Emerick Aubameyang di menit ke-21 pada laga di Stadion Emirates. Namun, Leicester berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-84 lewat aksi Jamie Vardy.

Jika melihat sisi positif, Arsenal mampu terhindar dari kekalahan waktu bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-75. Eddie Nketieh yang masuk pada menit ke-71 menerima kartu merah. Permainan Arsenal pun cukup bagus di laga ini.

Jika dilihat dari sisi negatif, The Gunners sedang berada dalam performa bagus. Empat laga beruntun mampu dimenangkan, tetapi catatan itu terhenti. Arsenal makin sulit masuk ke zona Liga Champions.

Lantas, pelajaran apa yang bisa dipetik pasca laga ini? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 5 halaman

Bukayo Saka, Masa Depan Arsenal

Bukayo Saka menjalani debutnya bersama Arsenal saat melawan Qarabag (14/12/2018) (c) Situs resmi Arsenal Bukayo Saka menjalani debutnya bersama Arsenal saat melawan Qarabag (14/12/2018) (c) Situs resmi Arsenal

Bukayo Saka kembali menunjukkan bahwa dia pemain penting bagi Arsenal. Tidak seperti di laga melawan Wolverhampton, ketika dia mencetak gol, di laga melawan Liecesster City, Bukayo Saka membuat satu assist.

Pemain berusia 18 tahun tersebut kini sudah mencetak satu gol dan lima assist di Premier League. Catatan yang impresif. Apalagi jika ditambah dua gol dan lima assist di Liga Europa.

Bukayo Saka membuktikan bahwa klub tidak salah telah memberinya kontrak baru beberapa waktu lalu. Bukayo Saka adalah pemain penting yang bisa menjadi pondasi masa depan Arsenal bersama Mikel Arteta sebagai manajer.

2 dari 5 halaman

Jamie Vardy dan Hobi Bobol Gawang Arsenal

Momen ketika Jamie Vardy menjebol gawang Arsenal untuk menyelamatkan Leicester dari kekalahan. (c) AP Photo Momen ketika Jamie Vardy menjebol gawang Arsenal untuk menyelamatkan Leicester dari kekalahan. (c) AP Photo

Jamie Vardy mencetak satu gol ke gawang Arsenal. Pemain 33 tahun itu kini sudah mencetak 21 gol dan memimpin daftar top skor sementara Premier League 2019/2020. Jamie Vardy unggul dua gol dari Pierre-Emerick Aubameyang.

Menariknya, dikutip dari Squawka, kini Jamie Vardy telah mencetak 101 gol di Premier League. Arsenal menjadi klub paling sering dibobol Jamie Vardy. Dari 11 laga, dia telah mencetak 10 gol ke gawang klub asal London.

Jamie Vardy menjadi mimpi buruk bagi Arsenal.

3 dari 5 halaman

Arsenal Harus Pertahankan Dani Ceballos

Pemain Arsenal, Dani Ceballos. (c) AP Photo Pemain Arsenal, Dani Ceballos. (c) AP Photo

Mikel Arteta bolah saja melepas Mesut Ozil atau Matteo Guendouzi musim depan. Namun, jika ingin melepas Dani Ceballos, dia harus berpikir ulang. Gelandang asal Spanyol bisa memberi banyak opsi di lini tengah.

Dani Ceballos menunjukkan performa yang bagus di beberapa laga terakhir. Dani Ceballos hanya sekali tidak tampil sebagai pemain inti sejak lockdown. Menariknya, pada laga dia menjadi pengganti [lawan Sheffield], pemain 24 tahun justru mencetak gol. Di laga melawan Leicester, dia memberi umpan yang membuat Bukayo Saka mendapat ruang dan melepas assist ke Aubameyang.

Arsenal mendatangkan Dani Ceballos dari Real Madrid dengan status pinjaman. Melihat performanya di bawah Mikel Arteta, The Gunners harus membelinya secara permanen musim depan.

4 dari 5 halaman

Performa Leicester Menurun

Duel pemain Arsenal dengan Leicester pada pekan ke-34 Premier League 2019/20. (c) AP Photo Duel pemain Arsenal dengan Leicester pada pekan ke-34 Premier League 2019/20. (c) AP Photo

Leicester tampil mengejutkan pada musim 2019/2020. Mereka sempat berada di posisi kedua klasemen Premier League. Namun, performa pasukan Brendan Rodgers menurun dalam beberapa laga terakhir.

Sejak lockdown dibuka, Leicester hanya sekali menang dalam enam laga. Hasilnya, kini mereka harus turun ke posisi empat klasemen dengan 59 poin. Leiecester masih unggul empat poin dari Manchester United di posisi kelima.

Andai performa Leicester tak juga membaik pada empat laga ke depan, bukan tidak mungkin mereka bakal kehilangan posisi di zona Liga Champions.

5 dari 5 halaman

Peluang Arsenal Berlaga di Eropa

Pierre-Emerick Aubameyang merayakan golnya ke gawang Leicester di Premier League.  (c) AP Photo Pierre-Emerick Aubameyang merayakan golnya ke gawang Leicester di Premier League. (c) AP Photo

Setelah kalah telak dari Manchester City dan Brighton, Arsenal tampil sangat bagus. Granit Xhaka dan kolega meraih empat kemenangan beruntun dan bermain imbang ketika berjumpa Leicester.

Kini, Arsenal berada di posisi ke-7 klasemen dengan 50 poin. Arsenal masih punya peluang menutup musim dengan berada di zona Eropa. Minimal mendapat jatah bermain di Liga Europa dan syukur-syukur mendapat tiket ke Liga Champions.

Selain itu, Arsenal juga berpeluang menutup musim dengan gelar juara. Sebab, mereka masih berlaga di Piala FA yang masuk babak semifinal. The Gunners bakal berjumpa Manchester City.

Sumber: Squawka

KOMENTAR