3 Masalah Solskjaer di Manchester United: Tuchel, Guardiola, dan Klopp!

Asad Arifin | 21 Oktober 2021, 15:15
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. (c) AP Photo
Manajer Manchester United Ole Gunnar Solskjaer. (c) AP Photo

Bola.net - Ole Gunnar Solskjaer belum benar-benar mampu membawa Manchester United ke jalur persaingan juara pada musim 2021/2022. Eks bomber timnas Inggris, Peter Crouch, melihat sang manajer punya masalah pelik di depannya.


Solskjaer baru saja membawa United bangkit dari situasi sulit. Setan Merah meraih kemenangan dengan skor 3-2 saat menjamu Atalanta pada matchday ketiga fase grup Liga Champions di Old Trafford, Kamis (21/10/2021) dini hari WIB.

Performa United memang tidak cukup bagus, terutama pada babak pertama. Tapi, hasil tersebut memberikan rasa optimisme setelah akhir pekan lalu United kalah dari Leicester City dengan skor 4-2.

1 dari 3 halaman

Masalah Solskjaer

Menurut Peter Crouch, tugas yang diemban Solskjaer di Manchester United tidak pernah mudah. Solskjaer bakal terus berada di bawah tekanan. Apalagi, sejak ditunjuk sebagai manajer, dia belum meraih gelar juara.

Masalah yang dihadapi Solskjaer kini bukan lagi soal taktik atau hal teknis lain, tapi juga hal-hal di luar lapangan.

"Masalah Ole adalah Thomas Tuchel, [Pep] Guardiola dan [Jurgen] Klopp. Fans Manchester United melihat mereka, trofi yang diraih, CV juara mereka, dan trofi Liga Champions yang diraih," buka Peter Crouch pada BT Sport.

"Dengan segala hormat kepada Ole, dia berasal dari Cardiff dan Molde, bukan pengalaman yang sama dengan mereka. United tidak memiliki manajer yang sama dengan klub-klub itu (Chelsea, Man City, dan Liverpool)," sambungnya.

2 dari 3 halaman

Paling Mudah Disalahkan

Ekspresi Ole Gunnar Solskjaer, pada duel melawan Leicester City di pekan ke-8 Premier League 2021/2022 (c) AP Photo

Peter Crouch melihat United punya skuad yang bagus. Jadi, ketika klub meraih hasil buruk, yang paling mudah adalan menunjuk Solskjaer sebagai 'kambing hitam'. Itulah yang saat ini terjadi di sekitar United.

"Ketika mereka kalah atau terlihat tidak kompeten secara taktik, itu selalu kembali ke skenario bagaimana karier Solskjaer sebelumnya. Lalu, mereka iri melihat manajer-manajer lainnya yang lebih sukses."

"United memang memiliki skuad yang dapat bersaing dengan tim-tim itu, tetapi mereka tidak melakukannya. Lantas, apa alasannya? Dan itulah alasan mengapa kami terus kembali ke manajer," tegas Peter Crouch.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR