BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

3 Hal Ini Mengindikasikan Bahwa MU Era Solskjaer Bakal Lebih Baik

22-07-2019 13:00 | Richard Andreas

Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer (c) Bola.net/Serafin Unus Pasi Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer (c) Bola.net/Serafin Unus Pasi

Bola.net - Manchester United tengah menatap babak baru bersama Ole Gunnar Solskjaer. Skuad Setan Merah dinaungi optimisme tinggi jelang musim 2019/20 mendatang.

Musim depan terbilang sebagai musim pertama Solskjaer. Ya, dia memang ditunjuk menggantikan Jose Mourinho akhir 2018 lalu, tetapi Solskjaer belum benar-benar membentuk tim yang dia inginkan.

Baru pada pramusim ini Solskjaer bisa bekerja sepantasnya. Menurut Evening Standard, Solskjaer sudah meminta klub mendatangkan beberapa pemain yang dia inginkan demi membentuk MU yang baru.

Kendati demikian, bukan berarti tantangan Solskjaer lebih kecil. Dia memang salah satu legenda MU, tetapi justru karena itulah Solskjaer harus bisa memberikan yang terbaik.

Fans MU dikenal tidak bisa bersabar terlalu lama. Solskjaer harus segera membuktikan diri dengan perubahan jangka pendek dan rencana jangka panjang. Jika MU terus menelan kekalahan, posisinya bakal tergoyang.

Hal ini terbukti jelang akhir musim 2018/19 lalu. Usai laju positif selama pekan-pekan awal, permainan MU kembali merosot pada beberapa pekan terakhir mendekati ujung musim. Hasilnya, MU gagal mengamankan empat besar.

Sebab itu, musim depan adalah musim pembuktian Solskjaer. Dia boleh optimistis, sebab MU sudah menunjukkan beberapa perubahan penting dalam perkembangan tim.

Setidaknya ada 3 perubahan penting, apa saja? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!

1 dari 3 halaman

Pembelian Tepat

Selama bertahun-tahun, MU sering salah langkah dalam membeli pemain. Sebut saja Angel Di Maria, yang jelas dianggap sebagai salah satu pembelian gagal. Juga beberapa pemain di era Mourinho.

Kini, bersama Solskjaer, MU menerapkan pendekatan berbeda. Solskjaer tampaknya lebih senang pemain muda asli Inggris dengan bakat menjanjikan: Daniel James dan Aaron Wan Bissaka.

Juga, yang lebih penting, pembelian-pembelian itu sesuai dengan kebutuhan tim. MU sudah lama mencari penyerang sayap kanan, James bisa mengisi peran itu. Juga MU sudah terlalu sering kerepotan di pos bek kanan, Wan-Bissaka hadir untuk menyelesaikan masalah itu.

Lalu, MU disebut bakal segera mendatangkan Harry Maguire. Pembelian cerdas yang bakal menyelesaikan masalah pertahanan MU.

2 dari 3 halaman

Mental Tim

Sejak ditangani Solskjaer, skuad MU kembali bermain dengan senyuman. Tidak ada lagi permainan negative football yang pernah diterapkan di bawah Jose Mourinho.

Solskjaer mengembalikan taktik sederhana khas MU: permainan cepat, agresif, dan bola lambung langsung ke jantung pertahanan lawan. Dia ingin memainkan penyerang-penyerang cepat.

Marcus Rashford bakal jadi striker utama di era Solskjaer, dan didukung oleh Anthony Martial, Jesse Lingard, atau tentu saja Daniel James. Taktik memang penting, tetapi mental sangat berpengaruh. Aura positif skuad MU bakal membantu mereka memetik kemenangan.

3 dari 3 halaman

Latihan Fisik

Solskjaer sudah pernah mengeluhkan kondisi fisik skuad MU sejak pertama kali tiba di Old Trafford. Kini, melalui latihan keras di pramusim, dia menggembleng fisik pemain-pemain MU.

Kekuatan fisik pemain MU harus ditingkatkan untuk memenuhi tuntutan permainan Solskjaer. Saat ini, Solskjaer bekerja intens dengan Rich Hawkins, kepala athletic training services, dan Ed Leng selaku lead sport scientist.

Sederhana, Solskjaer ingin memastikan masalah fundamental seperti daya tahan fisik tidak akan mengganggu skuadnya. Kabarnya, intensitas latihan MU ditingkatkan hingga angka 50 persen, MU musim depan bakal berbeda, bakal lebih agresif.

Menguji Wawasan Helmy Yahya dalam Kuis Siapa Berani Liga Inggris

KOMENTAR