10 Transfer Terbaik Jelang Detik - Detik Akhir Deadline Day di Premier League

Serafin Unus Pasi | 31 Agustus 2021, 14:34
Dimitar Berbatov (c) AFP
Dimitar Berbatov (c) AFP

Bola.net - Detik - detik terakhir dalam deadline day bursa transfer menjadi magnet tersendiri bagi para pecinta sepakbola. Biasanya, menjelang detik - detik akhir jendela transfer usai, beberapa klub memutuskan untuk tidak melanjutkan negosiasi, maupun kesepakatan besar dengan waktu yang sangat singkat.

Namun beberapa klub juga tetap ngotot dan memaksakan mendatangkan pemain yang mereka inginkan dalam detik akhir pertumpahan darah negosiasi transfer pemain mereka.

Sebut saja dalam kesepakatan Harry Kane (Manchester City) dan Jules Kounde (Chelsea) yang sampai sekarang belum rampung, masih bisa diselesaikan dengan kesepakatan kedua belah -pihak di detik - detik akhir penutupan jendela transfer.

Kami sudah merangkum dan menulis beberapa pemain yang didatangkan menjelang penutupan jendela transfer. Siapa saja? Simaklah daftar pemain tersebut dibawah ini.

1 dari 10 halaman

Carlos Tevez dan Javier Mascherano ke West Ham

Carlos Tevez & Javier Mascherano (c) Ist

Carlos Tevez & Javier Mascherano (c) Ist

Pada Agustus 2006 silam, dua talenta terbesar di Amerika Selatan diresmikan sebagai pemain West Ham, yakni Carlos Tevez dan Javier Mascherano yang dipastikan berseragam The Hammers.

Mereka meninggalkan klub Brasil Corinthians akibat sebuah perselisihan dalam kontrak mereka. Sebelumnya, klub Sheffield United merupakan tim yang paling awal dan nyaris mendapatkan tanda tangan Tevez, tetapi West Ham berhasil menikung mereka sekaligus menggaet seorang Mascherano saat itu.

Sheffield United kemudian melaporkan rival mereka West Ham melalui jalur hukum karena The Hammers dinilai menyalahgunakan aturan transfer mengenai Third Party Rights atau kepemilikan pemain pihak ketiga, yang dimana sebenarnya, hak kontraktual mereka dimiliki oleh sebuah perusahaan dan transfer, yang diatur oleh agen Kia Joorabchian, dan ditemukan telah melanggar aturan Liga Premier tentang kepemilikan pihak ketiga.

Pada Maret 2007, saat Premier League tinggal menyisakan beberapa pekan lagi, Premier League mendakwa West Ham bersalah karena melanggar dua aturan. Berikut aturannya:

B13: Semua hal dan transaksi yang berkaitan dengan liga, masing-masing klub harus menghormati liga dan klub lain dengan itikad baik sepenuhnya

U18: "Tidak ada klub yang boleh menandatangani kontrak yang memungkinkan pihak mana pun dalam kontrak itu untuk memperoleh kemampuan yang secara material memengaruhi kebijakannya atau kinerja timnya dalam pertandingan liga atau dalam kompetisi apa pun”.

2 dari 10 halaman

Wayne Rooney dari Everton ke Manchester United

Wayne Rooney (c) Ist

Wayne Rooney (c) Ist

Pemain muda Everton saat itu, Wayne Rooney sukses membuat seorang Sir Alex jatuh cinta kepadanya. Di umurnya yang masih berusia 16 tahun, Rooney mencetak satu gol ke gawang tim sekelas Arsenal.

37 juta euro menjadi nilai kesepakatan antara Everton dengan wonderkid tersebut. Rooney sendiri sukses menjalani debutnya dengan mampu mencetak hattrick di ajang Liga Champions melawan Fenerbahce. Di usianya yang masih sangat muda, ia dipercayai oleh Fergie mengisi skuad utama Setan Merah.

Rooney sendiri berhasil keluar sebagai legenda Manchester United dengan berkontribusi mencetak 253 gol dan 146 assist dari 559 pertandingan yang ia jalani bersama Setan Merah, selain itu ia juga mempersembahkan lima kali juara liga Inggris, satu kali juara liga Champions Eropa, empat kali juara Community Shield, dan satu kali juara FA Cup.

3 dari 10 halaman

Hugo Lloris dari Lyon ke Tottenham

Hugo Lloris (c) AP Photo

Hugo Lloris (c) AP Photo

Kiper andalan Timnas Prancis dan Tottenham Hotspur ini merupakan salah satu transfer paling sukses untuk The Lilywhites.

Tottenham mendatangkan Lloris dengan mahar 21 juta euro dari Lyon dan menjelma menjadi kiper terbaik Tottenham dan Timnas Prancis. Di usianya yang masih 25 tahun, ia langsung menjadi langganan line up dari Tottenham sendiri.

Saat ini dirinya sendiri menjadi pemain kunci yang menjabat sebagai kapten dari Spurs, dan juga Prancis. Meskipun umurnya sudah menginjak 34 tahun dan belum memberikan satu trofi bagi The Lilywhites, bertahannya Kane musim ini bisa menjadi jalan baginya untuk mendapatkan satu trofi dalam beberapa waktu kedepan.

4 dari 10 halaman

Dimitar Berbatov dari Tottenham ke Manchester United

Dimitar Berbatov (c) AFP

Dimitar Berbatov (c) AFP

Berbatov merupakan salah satu striker kreatif yang ada di dunia. Bersama United, ia berhasil menjadi juara Premier League sebanyak dua kali saat itu. Dikenal karena kreatif dan serba bisa, ia merupakan rekrutan United dari Tottenham saat itu.

Dalam transfer dirinya ke Manchester, terdapat sebuah drama di antara kesepakatan kedua tim. Spurs mengajukan keluhan untuk Setan Merah kepada Premier League setelah perlakuan tim Manchester merah yang dinilai meresahkan.

Ferguson sendiri tertarik dan sangat ingin mendatangkannya yang pada akhirnya mengalahkan rival sekotanya Manchester City dengan berhasil merekrutnya dengan harga 38 juta euro di batas waktu jendela transfer pada September 2008 silam.

Pada akhirnya fans sendiri menghargai kedatangannya yang berhasil tampil memukau dengan mencetak 56 gol dan 27 assist dari 156 pertandingan yang ia lakoni saat berseragam Manchester United.

5 dari 10 halaman

Robinho dari Real Madrid ke Manchester City

Robinho (c) Ist

Robinho (c) Ist

Pemain yang pernah dijuluki The Next Pele ini merupakan pemain yang pernah membela banyak klub besar seperti Real Madrid, AC Milan, dan Manchester City.

Saat itu The Citizens gagal mendatangkan nama Ricardo Kaka dalam skuad mereka dan memutuskan menggaet seorang Robinho yang merupakan talenta besar Brasil. Manchester City sendiri saat itu mengalahkan Chelsea untuk mendapatkan tanda tangan Robinho yang direkrut dengan harga 43 juta euro di menit-menit akhir batas waktu transfer tahun 2009 silam.

Ia tampil baik dalam musim perdananya dengan mencetak 14 gol dan lima assist dari 31 pertandingan yang ia lakoni di Premier League, tetapi musim berikutnya ia mulai diterpa badai cedera dengan hanya mampu tampil sebanyak 10 kali di kancah Premier League saat itu sebelum akhirnya dirinya dipinjamkan ke klub lamanya Santos.

Saat ini pemain berusia 37 tahun tersebut sendiri memutuskan kontraknya dengan Santos dan berstatus sebagai pemain tanpa klub akibat kasus pemerkosaan yang menimpa dirinya.

6 dari 10 halaman

Ashley Cole dari Arsenal ke Chelsea

Ashley Cole (c) AFP

Ashley Cole (c) AFP

Bek kiri legenda Chelsea ini pernah menjadi transfer kontroversi usai, Jose Mourinho sebagai pelatih Chelsea saat itu terciduk bertemu dengan Ashley Cole tanpa izin dari Arsenal.

FA mengajukan keluhan setelah pihak Chelsea tersebut dituduh menyadap pemain tersebut dari Arsenal dan menawarkan gaji dua kali lipat dari The Gunners. Pada akhirnya The Blues hanya menebusnya dengan uang sebesar 7.4 juta euro pada 2006 silam dan menjelma menjadi salah satu legenda milik Chelsea.

Bersama The Blues ia berhasil memberikan satu gelar Liga Champions Eropa, satu gelar liga Inggris, empat gelar FA Cup, dan dua gelar Community Shield saat itu. Ia juga memberikan total tujuh gol dan 38 assist dari 338 pertandingan yang ia jalani bersama The Blues, berkat prestasinya bersama The Blues ia dianggap sebagai legenda dari klub London tersebut.

7 dari 10 halaman

Claude Makelele dari Real Madrid ke Chelsea

Claude Makelele (c) Bongarts

Claude Makelele (c) Bongarts

Gelandang bertahan yang pernah bermain di tim sekelas Marseille, Real Madrid, Chelsea, dan PSG ini pernah membuat Real Madrid sedih karena kehilangan sosok penggerak lini belakang dan lini tengah permainan mereka.

Pada 2003 silam, Claude Makelele yang saat itu memastikan dirinya berseragam The Blues, membuat para fans dan beberapa pemain EL Real seperti Zinedine Zidane cukup frustasi setelah kehilangan dirinya.

Makelele dinilai dengan cepat memperlihatkan pengalaman serta keahliannya saat membela The Blues dan membantu memenangkan dua gelar juara Liga Inggris pada 2005 dan 2006 secara dua kali berturut - turut.

Total, pemain tersebut membuat 217 penampilan ia berhasil menjelma menjadi salah satu legenda yang disegani fans Chelsea berkat permainannya dan raihan gelar yang ia dapatkan disana.

8 dari 10 halaman

Luis Suarez dari Ajax ke Liverpool,

Luis Suarez (c) AFP

Luis Suarez (c) AFP

Pemain yang viral akibat menggigit Giorgio Chiellini serta Branislav Ivanovic serta perseteruan dirinya dengan Patrice Evra, pindah ke Liverpool di detik-detik deadline day bursa transfer.

Pada jendela transfer Januari 2011 The Reds yang menjual Fernando Torres ke kubu Chelsea. Liverpool saat itu merekrut Andy Carroll dan Luis Suarez untuk menggantikan peran Torres, namun ternyata Suarez yang justru bersinar di lini serang The Reds.

Selama empat musim, Suarez menjelma menjadi striker tajam dan mencetak 82 gol dalam 133 penampilan dan mendapatkan banyak pujian dari fans The Reds. Sayangnya, terlepas dari penampilan terbaiknya dengan mencetak 31 gol pada musim 2013-14, Liverpool gagal menandai gelar Liga Inggris.

Namun keputusan Suarez untuk memaksa pindah ke Barcelona terbukti berhasil pada tahun 2014, yang dimana hal tersebut cukup menodai hubungan Suarez dengan para penggemar setelah pindah seharga 81 juta euro.

9 dari 10 halaman

Rafael van der Vaart dari Real Madrid ke Tottenham

Rafael Van Der Vaart (c) AFP

Rafael Van Der Vaart (c) AFP

Rafael van der Vaart merupakan salah satu bisnis yang jenius bagi Tottenham. Setelah ditinggalkan dalam cuaca dingin di Santiago Bernabeu, Spurs yang mengetahui situasi pemain Belanda tersebut langsung menawarkan biaya 8 juta euro saja.

Van der Vaart terbukti menjadi pemain yang cerdas, dengan mencetak 28 gol dalam 77 penampilan dan membantu membawa Spurs ke Liga Champions untuk pertama kalinya pada tahun 2012 silam.

Namun setelah Redknapp pergi, dia dikeluarkan dari tim oleh pelatih baru mereka Andre Villas-Boas dan pergi menuju Hamburg. Penggemar dan fans masih ingat betul sebelum nama Gareth Bale dan Harry Kane, Van der Vaart merupakan pemain yang layak mereka cintai.

10 dari 10 halaman

David Luiz dari PSG ke Chelsea

David Luiz (c) CFC

David Luiz (c) CFC

Fans dari Chelsea bersukacita ketika klub membuat rekor penjualan dengan k David Luiz yang melakukan kesalahan kepada Paris Saint-Germain yang menghabiskan banyak uang pada tahun 2014 seharga 49 juta euro.

Chelsea sendiri hanya membeli dirinya dari Benfica dengan harga 25 juta euro dan membeli dirinya kembali dari Paris dengan harga lebih murah 15 juta euro dari PSG, setelah Antonio Conte dikabarkan gagal mendapatkan tanda tangan dari Kalidou Koulibaly.

Sebelum dibeli Arsenal, ia kembali membantu Chelsea mendapatkan gelar Liga Inggris, Piala FA, dan Liga Eropa yang kemudian ia memutuskan bergabung dengan Arsenal pada 2019 lalu dengan harga 8 juta euro. Luiz sendiri di cap sebagai bek yang bagus bersama The Blues, ia sendiri dicintai oleh fans Chelsea atas jasa dan permainannya selama berkostum Chelsea meskipun ia gagal saat berkostum Arsenal.

(Bola.net/Risditya)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR