Tujuh Hari, Rata-Rata Jeda Antarpertandingan Arema Musim 2020

Serafin Unus Pasi | 4 Februari 2020, 17:47
Dendi Santoso Merayakan Golnya ke Gawang Persebaya Surabaya, Kamis (15/8/2019) (c) Arema FC Official
Dendi Santoso Merayakan Golnya ke Gawang Persebaya Surabaya, Kamis (15/8/2019) (c) Arema FC Official

Bola.net - Arema FC dipastikan bakal melakoni jadwal kompetisi yang ideal pada musim 2020. Dari draf yang diterima manajemen klub berlogo singa mengepal ini, mereka akan menjalani kompetisi ini dengan rata-rata waktu jeda selama tujuh hari.


Dalam perhitungan Bola.net berdasar draft jadwal yang ada, rata-rata jarak antarpertandingan Arema adalah 7,3 hari. Sementara, jeda antar pertandingan mereka yang paling banyak adalah enam hari. Ada 12 pertandingan yang berjarak enam hari dari pertandingan sebelumnya.

Jarak jeda antarpertandingan Arema yang paling lama adalah 28 hari. Ini adalah jarak antara pertandingan pekan sepuluh dan pekan sebelas.

Pada putaran pertama, jarak rata-rata antarpertandingan adalah 8,6 hari. Sementara, jeda antarpertandingan yang paling banyak pada putaran pertama adalah enam hari.

Sementara, pada putaran kedua, jadwal Jonathan Bauman dan kawan-kawan bakal sedikit lebih padat. Rata-rata, jarak antarpertandingan mereka menurun menjadi 6,1 hari. Pada putaran kedua ini, jarak antarpertandingan yang paling banyak adalah empat hari.

Dalam draf yang diterima manajemen Arema, mereka akan memulai laga ini dengan bertandang ke kandang PS TIRA Persikabo. Pertandingan ini akan dihelat pada Senin (02/03) mendatang. Laga kandang pertama Arema akan dihelat enam hari berselang. Skuad besutan Mario Gomez ini akan menjamu Persib Bandung.

Arema, dalam draf tersebut, dijadwalkan akan menutup perjalanan mereka pada kompetisi musim 2020 dengan menjamu PSM Makassar. Pertandingan ini bakal dihelat pada Sabtu (31/10).

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 2 halaman

Puji Draf Jadwal

Manajemen Arema mengaku senang dengan draf jadwal ini. Mereka menyebut bahwa memang seharusnya seperti inilah jadwal sebuah kompetisi yang bagus.

"Menurut kami, soal jeda antarpertandingan yang enam hari ini sesuai untuk recovery pemain," kata General Manager Arema, Ruddy Widodo.

"Ini adalah sesuatu yang sesuai keinginan kami. Memang seharusnya seperti ini. Tidak bisa sepekan bermain dua kali," sambungnya.

Menurut Ruddy, sejauh ini, mereka baru mendapat jadwal kompetisi. Mereka, sambung manajer berusia 48 tahun tersebut, belum mendapat jadwal turnamen Piala Indonesia.

"Bisa jadi nanti akan dimasukkan di tengah-tengah jadwal kompetisi," kata Ruddy.

2 dari 2 halaman

Masih Bisa Berubah

Sementara itu, Ruddy menyebut bahwa saat ini jadwal yang ada tersebut masih berupa draf. Karenanya, menurut pria asal Madiun tersebut, jadwal ini masih bisa berubah.

"Namanya saja masih draf. Karenanya, masih bisa berubah. Yang keberatan bisa mengajukan perubahan, misal jika ada benturan dengan agenda politik," papar Ruddy.

"Kemungkinan, nanti akan disahkan pada ajang managers meeting. Sampai saat ini, belum ada keputusan kapan ada managers meeting. Kemungkinan setelah 10 Februari mendatang," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR