BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Tarif Baru Stadion GBT Bisa Tembus 400 jutaan Per Hari, Persebaya Keberatan

19-04-2021 18:38 | Serafin Unus Pasi

Persebaya Surabaya (c) Bola.com/Aditya Wany
Persebaya Surabaya (c) Bola.com/Aditya Wany

Bola.net - Manajemen Persebaya Surabaya menyampaikan keberatan atas tarif baru penyewaan Stadion Gelora Bung Tomo. Keberatan itu disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD Kota Surabaya.

Dalam rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang retribusi pemakaian kekayaan daerah, tarif sewa Stadion GBT naik menjadi Rp. 22 juta perjam atau Rp. 444 juta perhari, padahal pada Perda yang lama, tarifnya hanya Rp. 30 juta perhari.

"Tadi sudah kami sampaikan di forum, jadi prinsipnya Persebaya masih keberatan dengan angka yang disodorkan, Rp. 22 juta per jam, Rp. 444 juta sekian untuk sehari," kata Sekretaris Persebaya, Ram Surahman, Senin (19/04/2021).

"Di Perda 13 tahun 2010 tarif waktu itu masih 30 juta, hitungan kami kalau pertandingan biasa kami bisa hampir 1 Milyar, 900 juta sekian. Kalau kami big match lawan Persib, Arema, Persija angkanya bisa naik menjadi 1,3 Milyar," lanjut Ram.

Kalau tarif baru yang tertuang dalam Raperda disahkan menjadi Perda, tentu akan sangat memberatkan bagi Persebaya. Karena pasti biaya setiap pertandingan kian membengkak.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.

1 dari 1 halaman

Angka Ideal

Karena, angkanya terlalu tinggi, Ram mengusulkan agar biaya sewa stadion GBT menjadi Rp. 100 juta per pertandingan. Angka itu dinilai masih ideal dan bisa dijangkau oleh manajemen Persebaya yang akan menjadi penyewa nantinya.

"Tadi kami tawarkan kalau memungkinkan sekali pertandingan kami 100 juta, tidak hitungan per jam. Makanya tadi kami usulkan andaikan memungkinkan di raperda ini ada tambahan pasal," jelas Ram.

Dia berharap usulan tersebut dapat dipertimbangkan oleh Pansus Raperda tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah Kota Surabaya. Sehingga, bisa didapatkan solusi terbaik bagi pemkot maupun Persebaya sebagai penyewa.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)

KOMENTAR