BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Stopper Arema Siap Meredam Keganasan Herman Dzumafo

24-07-2019 01:51 | Ari Prayoga

Arthur Cunha da Rocha. (c) Arema FC Official Arthur Cunha da Rocha. (c) Arema FC Official

Bola.net - Arthur Cunha da Rocha mengaku sudah siap menghadapi ancaman penyerang Bhayangkara FC, Herman Dzumafo, pada laga lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019. Pemain belakang Arema FC ini bahkan menyebut sudah memiliki kiat untuk bisa meredam keganasan Dzumafo di kotak penalti.

"Dzumafo adalah penyerang yang bagus. Secara fisik, ia pun sangat kuat," kata Arthur.

"Kami harus pintar agar ia tak sampai balik badan menghadap ke gawang kami dan menyundul bola," sambungnya.

Arema akan menghadapi Bhayangkara pada laga pekan kesebelas mereka di Shopee Liga 1 musim 2019. Pertandingan ini bakal dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jumat (26/07) mendatang.

Dalam pertandingan sebelumnya, kedua tim sama-sama harus menelan kekalahan. Arema kalah saat bertandang ke markas Madura United. Sementara, Bhayangkara harus bertekuk lutut kala menjamu Persipura Jayapura.

Saat ini, Arema berada di peringkat sepuluh klasemen sementara Shopee Liga 1 musim 2019 dengan raihan 12 poin dari delapan pertandingan. Sementara, Bhayangkara berada di peringkat 10 klasemen dengan koleksi 15 poin dari 10 pertandingan.

Apa lagi kelebihan Bhayangkara yang -menurut Arthur- harus diwaspadai? Simak di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Tak Risau Hadapi Overlap Pemain Belakang Bhayangkara

Selain dari Dzumafo, ancaman ke gawang Arema pun bakal datang dari Anderson Salles. Kendati berposisi sebagai stopper, pemain asal Brasil ini tergolong rajin mencetak gol. Sejauh ini, ia sudah mencetak tiga gol.

Namun, Arthur mengaku tak risau dengan ancaman kompatriotnya ini. Pemain berusia 29 tahun tersebut menyebut bahwa bukan tugasnya untuk mengawal Salles secara khusus.

"Kalau ada pemain belakang seperti Salles yang membantu menyerang, tugas gelandang atau penyerang kami yang menjaganya," tutur Arthur.

"Sementara, saya sebagai pemain belakang bisa fokus menjaga penyerang mereka," ia menandaskan.

Dispora Gelar Lomba Permainan Tradisional di Hari Anak

KOMENTAR