SOS Pertanyakan Terpilihnya Gusti Randa Sebagai Plt Ketum PSSI

Dimas Ardi Prasetya | 20 Maret 2019, 00:22
Gusti Randa (ketiga dari kanan) (c) Fitri Apriani
Gusti Randa (ketiga dari kanan) (c) Fitri Apriani

Bola.net - - Terpilihnya Gusti Randa sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI mendapat kritikan dari Save Our Soccer (SOS). Lembaga yang concern dengan perbaikan tata kelola sepak bola Indonesia ini menyebut bahwa terpilihnya Gusti Randa merupakan bentuk pelanggaran serius pada Statuta PSSI.


Koordinator SOS, Akmal Marhali menyebut bahwa sesuai statuta, setelah Joko Driyono tak bisa aktif sebagai Plt Ketua Umum, seharusnya Iwan Budianto lah yang naik. Hal ini sesuai dengan statuta PSSI pasal 40 ayat 6.

"Ada struktur organisasi yang telah dilanggar PSSI. Seharusnya, setelah Edy Rahmayadi, kemudian Joko Driyono, jabatan Plt Ketua Umum jatuh ke Iwan Budianto, bukan ke Gusti Randa," kata Akmal.

"Baru jika Iwan Budianto mengundurkan diri, berhalangan tetap atau permanen, anggota exco baru bisa memutuskan untuk memilih salah satu dari mereka," sambungnya.

Sebelumnya, tampuk kepemimpinan di PSSI kembali berganti. Kini giliran Gusti Randa yang mendapat ditunjuk sebagai plt Ketua Umum PSSI.

Menurut Gusti, ia mendapat tugas dari Joko Driyono untuk mengemban jabatan sebagai Plt Ketum PSSI. Penugasan ini, sambungnya, dituangkan dalam Surat Keputusan Ketua Umum.

Bagaimana pendapat SOS soal prosedur penunjukan Gusti Randa? Simak di bawah ini.

1 dari 2 halaman

Harus Keputusan Exco

Akmal Marhali (c) Dendy Gandakusumah

Lebih lanjut, Akmal menyebut bahwa penunjukan Gusti Randa sebagai Plt Ketua Umum cacat secara prosedur. Pasalnya, untuk menjadi Plt Ketua Umum, Gusti tak cukup berbekal surat keputusan dari Joko Driyono.

"Keputusan yang diambil harus ditandatangani semua exco, bukan hanya Jokdri," tukas Akmal.

"Namun, sepertinya, memang di PSSI sudah terbiasa tak mengikuti aturan," sambungnya.

2 dari 2 halaman

Mengapa Bukan Iwan?

Sementara itu, tak sekadar menyoroti proses penunjukan Gusti, Akmal juga mempertanyakan alasan tak terpilihnya sosok Iwan sebagai Plt Ketua Umum PSSI. Ia bertanya apakah IB, sapaan karib Iwan, mengundurkan diri sehingga posisinya diisi oleh Gusti.

"Sejauh ini, Iwan -sebagai Wakil Ketua Umum- justru sibuk menggarap proyek Piala Indonesia dan Piala Presiden sebagai Ketua Pelaksana," katanya.

"Sedangkan Gusti baru saja diangkat sebagai Komisaris PT Liga Indonesia Baru menggantikan Glen T. Sugita," ia menandaskan.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR