Soal Tidak Adanya Pembagian Pot dalam Undian Piala Presiden 2022, Ini Penjelasan dari Iwan Budianto

Dimas Ardi Prasetya | 6 Juni 2022, 19:55
Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto memberikan pernyataan saat konferensi pers Piala Presiden 2022 di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Senayan City, Jakarta pada Senin (06/06/2022). (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi
Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto memberikan pernyataan saat konferensi pers Piala Presiden 2022 di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Senayan City, Jakarta pada Senin (06/06/2022). (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Pada Piala Presiden 2022 ini, PT Liga Indonesia Baru (LIB) dan PSSI tidak memakai sistem pot untuk menggelar undian di babak penyisihan.


PT LIB dan PSSI telah menggelar drawing Piala Presiden 2022 pada 29 Mei 2022. Sebanyak 18 kesebelasan yang berasal dari peserta BRI Liga 1 dibagi ke empat grup.

Grup A dan B dihuni oleh lima tim. Sementara Grup C dan D diisi dengan empat klub.

1 dari 3 halaman

Lain dari Biasanya

Umumnya, kontestan suatu turnamen dibagi ke dalam beberapa pot lebih dulu sebelum diundi. Patokan pot bisa ditentukan berdasarkan dari peringkat tim pada musim lalu atau pada turnamen pramusim sebelumnya.

Namun, PT LIB dan PSSI mengacuhkan kebiasaan tersebut dalam drawing Piala Presiden 2022.

Andai PT LIB dan PSSI melakukan pembagian pot lebih dulu, bentrok empat klub yang berada di lima besar BRI Liga 1 2021/2022 kemungkinan tidak akan terjadi di babak penyisihan Piala Presiden 2022.

Juara BRI Liga 1 musim lalu, Bali United tergabung dengan runner-up kompetisi, Persib Bandung, tim peringkat ketiga, Bhayangkara FC, dan klub posisi kelima, Persebaya Surabaya.

2 dari 3 halaman

Tak Ada Patokan

Wakil Ketua PSSI, Iwan Budianto mengatakan bahwa pihaknya tidak punya patokan untuk menentukan pembagian pot Piala Presiden 2022 karena menganggap hasil kompetisi musim lalu tidak dapat menjadi pertimbangan.

"Mengapa tidak ada pembagian pot? Saya bertanya, apa yang menjadi acuan kami untuk menentukan mereka ada di pot pertama, kedua, hingga ketiga?" kata Iwan dalam konferensi pers Piala Presiden 2022 di Studio Lantai 8 SCTV Tower, Jakarta Pusat, Senin (6/6/2022) sore WIB.

"Sebab, mereka semua sekarang bertanding memakai pemain baru, pemain-pemainnya bagus-bagus. Kemudian pada kompetisi terakhir misalnya, peringkat satu, dua, dan tiga tidak bisa menjadi acuan."

"Mengapa demikian? Sebab ini turnamen. Apalagi jika kami memakai acuan tim yang bermain di Piala Presiden 2019, tidak bisa juga. Karena pesertanya sudah berubah," ujar pria yang karib dipanggil IB tersebut.

3 dari 3 halaman

Ada Pembatasan

PT LIB dan PSSI tidak mampu memakai sistem pot, namun sejumlah pembatasan bikin beberapa klub tidak bertemu satu sama lain dan berada di grup tertentu.

Misalnya kebijakan PT LIB dan PSSI terhadap Bali United dan PSM Makassar. Karena kedua tim itu berkancah di Piala AFC 2022, keduanya tidak dapat tergabung di grup yang berisikan lima tim.

PT LIB dan PSSI juga melarang Persija Jakarta satu grup dengan Persebaya Surabaya di turnamen pramusim BRI Liga 1. Dalam praktiknya, tim berjuluk Macan Kemayoran itu juga tidak boleh bentrok dengan Persib Bandung di penyisihan grup.

"Sehingga, kami memberikan arahan kepada PT LIB agar menggelar drawing dengan dua limitasi tadi. Setelah itu, beginilah hasilnya," papar Iwan Budianto.

Disadur dari: Bola.com/Penulis Muhammad Adiyaksa/Editor Arto Atmaja
Published: 06/06/2022

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR