Soal Jadwal Main Larut Malam, Arema FC Akui Telah Berkomunikasi dengan PT LIB

Gia Yuda Pradana | 9 Agustus 2022, 12:28
Arema FC (c) Bola.com/Iwan Setiawan
Arema FC (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Bola.net - Manajemen Arema FC angkat bicara soal sejumlah laga mereka di BRI Liga 1 2022/2023 yang dihelat larut malam. Klub berlogo singa mengepal ini mengaku sudah berkomunikasi dengan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) perihal jadwal tersebut.

"Sejak awal, Arema sudah berkomunikasi dengan pihak PT LIB," ucap Media Officer Arema FC, Sudarmaji.

"Saya yakin, PT LIB akan berkomunikasi dengan host broadcaster tentang pertandingan yang digelar pada malam hari," sambungnya.

Sudarmaji sendiri optimistis akan ada tanggapan dari PT LIB dan host broadcaster soal jadwal yang dihelat pada larut malam ini. Ia yakin akan ada solusi terbaik bagi hal ini.

"Kami yakin, evaluasi itu akan segera mendapat hasil terbaik," sambungnya.

Sebelumnya, muncul protes dari sejumlah klub dan kelompok suporter soal sejumlah laga BRI Liga 1 2022/2023 terlalu larut. Mereka menilai ada banyak kerugian yang timbul dari jadwal tersebut.

Arema FC sendiri termasuk ke dalam daftar klub yang paling banyak bermain malam pada musim ini. Dalam jadwal yang dikeluarkan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) tercatat ada 17 kali klub tersebut melakoni kick-off pada pukul 20.30. Selain itu, ada tiga laga Arema lain yang akan melakoni kick-off pada pukul 20.00.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 2 halaman

Cari Solusi Terbaik

Logo PT Liga Indonesia Baru. (c) Bola.com/Dody Iryawan

Logo PT Liga Indonesia Baru. (c) Bola.com/Dody Iryawan

Lebih lanjut, Sudarmaji meminta agar semua pihak tak sekadar membeber dampak buruk laga yang dihelat larut malam tersebut. Menurutnya, semua juga harus mencari solusi dari permasalahan tersebut.

"Semua harus mencari solusi terbaik agar kompetisi bisa dihelat tepat waktu," ucap Sudarmaji.

"Selain itu, semua juga harus bisa mencari solusi agar kompetisi juga bisa digelar dengan menghormati dan menghargai apa yang telah menjadi keputusan," ia menandaskan.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR