BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Setelah 15 Tahun, Akhirnya Menpora Tak Lagi Berkumis Tebal

23-10-2019 11:37 | Afdholud Dzikry

Zainudin Amali melambaikan tangan saat tiba di Istana, Jakarta, Selasa (22/10/2019). (c) Liputan6.com/Angga Yuniar Zainudin Amali melambaikan tangan saat tiba di Istana, Jakarta, Selasa (22/10/2019). (c) Liputan6.com/Angga Yuniar

Bola.net - Terpilihnya Zainudin Amali sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) memutus sebuah tradisi unik. Bila di 15 tahun terakhir Menpora identik dengan pria berkumis lebat, Zainudin Amali memutus tradisi itu.

Zainudin Amali sehari sebelum Presiden Jokowi mengumumkan nama-nama kabinetnya, Selasa (22/10/2019) sudah banyak diprediksi bakal menjadi Menpora. Pasalnya, ketika ditanya isi pembicaraannya dengan Jokowi di Istana Negara kemarin, ia mengatakan banyak berdiskusi mengenai olahraga dan kepemudaan.

"Kami mendiskusikan prestasi anak-anak muda, kreativitas-kreativitas anak muda kita dan untuk juga bidang-bidang olah raga yang juga masih harus didorong untuk bisa berprestasi di tingkat internasional maupun regional," kata Zainudin, seperti dikutip Antara, Selasa (22/10/2019) kemarin.

Dengan terpilihnya Zainudin Amali sebagai Menpora baru untuk periode 2019-2024 ini, ada tradisi menarik yang juga harus berakhir. Apa itu?

1 dari 3 halaman

Adhyaksa Dault Pelopor Menpora Berkumis Tebal

Mantan Menpora, Adhyaksa Dault memberikan pidato pada deklarasi pendaulatannya sebagai Cagub DKI Jakarta 2017-2022 oleh IANI di Jakarta, Jumat (9/10/2015) silam. (c) Liputan6.com/Helmi FithriansyahMantan Menpora, Adhyaksa Dault memberikan pidato pada deklarasi pendaulatannya sebagai Cagub DKI Jakarta 2017-2022 oleh IANI di Jakarta, Jumat (9/10/2015) silam. (c) Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Sebelum Zainudin Amali, jabatan Menpora identik dengan sosok yang memiliki kumis lebat. Tradisi ini sendiri dimulai sejak Adhyaksa Dault ditunjuk sebagai Menpora oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kabinet Indonesia Bersatu.

Pria kelahiran Donggala, Sulawesi Tengah, 7 Juni 1963 ini menjabat sebagai Menpora pada 21 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2009.

Setelah masa bakti Adyaksa Dault berakhir, sosok pria berkumis lain yang ditunjuk Presiden SBY di kepemimpinan keduanya sebagai Menpora adalah Andi Alfian Mallarangeng. Sama seperti pendahulunya, pria kelahiran Makassar ini juga memiliki kumis yang tebal yang jadi ciri khasnya.

Sebelum menjabat sebagai Menpora di Kabinet Indonesia Bersatu II, Andi Mallarangeng sudah banyak dikenal karena ia merupakan juru bicara kepresidenan di era Presiden SBY pada 2004-2009.

2 dari 3 halaman

Roy Suryo hingga Imam Nahrawi

Pada akhir tahun 2012, Menpora Andi Mallarangeng menjadi tersangka dalam kasus korupsi Hambalang, dan ia mengundurkan diri dari jabatannya. Pada awal Januari 2013, tepatnya 15 Januari 2013, Presiden SBY mengumumkan nama Roy Suryo sebagai Menpora baru.

Roy Suryo saat mengikuti rapat kerja di DPR, Jakarta, Senin (25/8/2014) silam. (c) Liputan6.cm/Andrian M TunayRoy Suryo saat mengikuti rapat kerja di DPR, Jakarta, Senin (25/8/2014) silam. (c) Liputan6.cm/Andrian M Tunay

Sama seperti pendahulunya, Roy Suryo juga memiliki ciri khas lewat kumisnya. Terpilihnya pria bernama lengkap Kanjeng Raden Mas Tumenggung Roy Suryo ini banyak mendapatkan cibiran dari masyarakat kala itu. Pasalnya ia sebelumnya tak memiliki latar belakang di dunia olahraga.

Pada 27 Oktober 2014, di masa kepemimpinan Presiden Jokowi bersama Kabinet Kerja, tradisi Menpora berkumis terus berlanjut. Kali ini pria berkumis lain yang ditunjuk sebagai Menpora adalah Imam Nahrawi.

Seolah melanjutkan tradisi, pria kelahiran Bangkalan, 8 Juli 1973 ini juga memiliki ciri khas lewat kumisnya, meskipun dalam beberapa kesempatan terlihat mencukur kumisnya menjadi lebih tipis.

Imam Nahrawi memberikan sambutan pada acara penyambutan Timnas Indonesia U-22 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (27/2). Para pemain Timnas Indonesia U-22 baru saja menjuarai Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. (c) Liputan6.com/Herman ZakhariaImam Nahrawi memberikan sambutan pada acara penyambutan Timnas Indonesia U-22 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Rabu (27/2). Para pemain Timnas Indonesia U-22 baru saja menjuarai Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. (c) Liputan6.com/Herman Zakharia

Karir Imam Nahrawi sebagai Menpora di masa Presiden Jokowi mendapatkan banyak pujian karena kesuksesan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games dan juga Asian Para Games. Namun pada 19 September 2019 lalu, ia mengundurkan diri dari jabatannya setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dana hibah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Setelah Imam Nahrawi mengundurkan diri, posisi Menteri Pemuda dan Olahraga ditempati Hanif Dhakiri. Menteri yang saat itu menjabat juga sebagai Menteri Ketenagakerjaan ditunjuk Presiden Jokowi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Menpora sebelum Zainudin Amali ditunjuk sebagai Menpora baru untuk periode 2019-2024.

Dengan ditunjuknya Zainudin Amali ini sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga yang baru, berakhir pula tradisi Menpora berkumis yang sudah eksis mulai periode Adhyaksa Dault, atau setelah 15 tahun lamanya.

3 dari 3 halaman

Langsung Diberi Tugas oleh Jokowi

Bukan hanya soal kumis yang menarik dari terpilihnya Zainudin Amali sebagai Menpora yang baru. Namun politisi kelahiran Gorontalo 16 Maret 1962 ini juga langsung mendapatkan tugas di hari ia ditunjuk.

Saat Presiden Jokowi mengumumkan nama-nama Menteri pilihannya, Jokowi juga menjelaskan area apa saja yang menjadi kewenangan menterinya. Namun ketika ia menyebut nama Zainudin Amali sebagai Menpora, Jokowi langsung memberikan tugas.

"Sepak bolanya, Pak!" kata Jokowi yang langsung diikuti riuh ketawa dari menteri lainnya.

Selamat bertugas Menpora baru, Zainudin Amali.

KOMENTAR