BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Sebut Liga 1 Harus Dijalankan, PSSI Singgung FIFA, AFC, dan AFF

03-08-2021 22:06 | Serafin Unus Pasi

Logo PSSI (c) Bola.com/Dody Iryawan
Logo PSSI (c) Bola.com/Dody Iryawan

Bola.net - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi mengatakan, Liga 1 dan Liga 2 musim ini harus tetap dijalankan meski di tengah pandemi COVID-19. Sebab jika terus vakum, akan mempengaruhi penilaian FIFA, AFC, dan AFF terhadap sepak bola Indonesia.

Seperti diketahui, baik Liga 1 maupun Liga 2 sudah vakum sejak Maret 2020. Penyebabnya tidak lain dan tak bukan karena pandemi COVID-19.

Sempat ada harapan Liga 1 musim ini akan kick off pada 9 Juli lalu. Namun, rencana itu gagal terlaksana karena adanya lonjakan kasus COVID-19 di Indonesia.

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) pun berencana memutar Liga 1 musim ini pada 20 Agustus mendatang. Setelah kompetisi kasta tertinggi sepak bola di Tanah Air itu bergulir, barulah Liga 2 diputar.

Namun hingga saat ini, PSSI belum mengantungi rekomendasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Rekomendasi tersebut sangat diperlukan agar Liga 1 dan Liga 2 bisa bergulir.

"Saya pikir PSSI memang harus segera menjalankan kompetisi karena bisa berpengaruh terhadap penilaian FIFA, AFC, dan juga AFF terhadap kami. Mereka kan terus memantau sepak bola Indonesia," ujar Yunus, disadur dari laman PSSI, Selasa (3/8).

"Apalagi, kita juga akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, play-off Kualifikasi Piala AFC, dan Kualifikasi Piala AFC U-23," katanya menambahkan

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 1 halaman

Agendakan Pertemuan

Sebagai bentuk keseriusan mewujudkan rencana kick off Liga 1 pada 20 Agustus mendatang, PSSI dan LIB akan menggelar pertemuan dengan 18 klub peserta. Namun, belum diketahui kapan tanggal pastinya.

"Dalam waktu dekat kami akan menggelar pertemuan virtual dengan seluruh perwakilan klub Liga 1. Tentu kompetisi sementara akan tanpa penonton," tutur Yunus.

"Kita lihat perkembangan ke depan apakah bisa dengan penonton dengan kapasitas tertentu atau tidak," imbuhnya.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR