BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Robert Berharap Persib Tampil di Piala AFC 2021

14-12-2020 21:05 | Serafin Unus Pasi

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts (c) Bola.com/Erwin Snaz Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts (c) Bola.com/Erwin Snaz

Bola.net - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts bertanya-tanya siapa klub yang akan menjadi wakil Indonesia di Piala AFC 2021. Sebab biasanya, yang mewakili adalah kampiun Liga 1.

Namun, juara Liga 1 musim ini belum diketahui karena kompetisi vakum sejak pertengahan Maret lalu akibat pandemi COVID-19, dan baru bergulir kembali pada Februari 2021. Sementara AFC meminta PSSI mendaftarkan wakilnya pada Desember ini.

Alhasil, PSSI akan menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) untuk menentukan siapa wakil Indonesia. Pertemuan tersebut rencananya bakal dihelat pada 16 Desember 2020.

Selain Persib, ada enam tim lainnya yang berpeluang tampil di Piala AFC 2021 yakni Borneo FC, Arema FC, Bhayangkara Solo FC, Persipura Jayapura, Bali United, dan Persija Jakarta. Ketujuhnya telah memiliki lisensi klub profesional AFC 2020, sebagai syarat untuk tampil di Piala AFC tahun depan.

"Pertanyaan besarnya tentu saja siapa yang akan mewakili Indonesia. Itu yang tidak bisa saya paksakan. Saya harap Persib (salah satu kandidat)," ujar Robert, disadur dari laman klub.

Indonesia mendapatkan dua slot untuk tampil di Piala AFC. Satu tim langsung masuk ke putaran final, dan satu lagi harus melalui babak play-off.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 1 halaman

Persib Kantungi Lisensi Sejak 2015

Sementara itu terkait keberhasilan Persib mengantungi lisensi klub profesional AFC 2020, Robert mengaku tak heran. Sebab, ia juga merasakan bagaimana profesionalnya manajemen Maung Bandung.

Belum lagi, ini bukan kali pertama tim kesayangan Bobotoh itu memperoleh lisensi klub profesional AFC 2020. Lisensi tersebut sudah didapatkan sejak 2015 lalu.

"Saya tidak meragukannya. Menurut saya ini hal wajar Persib mendapatkan lisensi itu karena profesionalisme yang dilakukan organisasi dan orang-orang yang bekerja di dalamnya," imbuh Robert.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR