Robert Alberts Out dari Persib, Siapa Pelatih Tim BRI Liga 1 yang Bakal Menyusul?

Asad Arifin | 10 Agustus 2022, 14:42
BRI Liga 1: Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts (c) Bola.com/Erwin Snaz
BRI Liga 1: Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts (c) Bola.com/Erwin Snaz

Bola.net - Persib Bandung resmi berpisah dengan pelatih Robert Rene Albert pada hari Rabu (10/8/2022). Robert mundur dari Persib usai mendapatkan hasil buruk pada tiga laga awal BRI Liga 1 musim 2022/2023.

Setelah tiga musim menjalin kebersamaan, Persib Bandung dan Robert Alberts akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kerja sama. Tiga laga yang sudah dilakukan, Persib Bandung tak meraih kemenangan. David da Silva dkk. menelan satu kali imbang dan dua kekalahan.

Alhasil, setelah ditekan oleh Bobotoh yang melakukan demo di Graha Persib, manajemen klub Persib Bandung memutuskan untuk tidak lagi menggunakan jasanya di BRI Liga 1 2022/2023 musim ini.

Robert bukan satu-satunya pelatih yang berada di bawah tekanan pada awal musim 2022/2023. Paling tidak, ada tiga nama lain yang juga sedang berada di bawah tekanan baik itu suporter maupun pihak klub. Siapa saja? Simak di bawah ini ya Bolaneters.

1 dari 4 halaman

Eduardo Almeida - Arema FC

BRI Liga 1: Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida (c) Bola.com/Iwan Setiawan

BRI Liga 1: Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Kursi pelatih Arema FC, Eduardo Almeida sedang digoyang Aremania. Hasil imbang di kandang sendiri lawan PSS Sleman, Jumat (5/8/2022), membuat supporter menginginkan Almeida diganti.

“Ini tetap jadi sebuah motivasi dan evaluasi yang kami tujukan kepada pelatih. Kritik supporter itu jagi sebuah masukan bagaimana mereka melakukan evaluasi untuk tim,” kata Sudarmaji.

Tentu ini bukan pekerjaan mudah bagi Almeida. Saat ini nasibnya bisa dibilang diujung tanduk. Arema dihadapkan pada dua laga away beruntun di Liga 1, melawan Bali United (13/8/2022) dan PSM Makassar (20/8/2022). Jika menelan kekalahan dalam dua laga tersebut posisi Almeida bakal makin sulit.

Saat ini, Almeida masih enggan berkomentar terkait masa depannya di Arema. Dia juga tidak ingin memberi jawaban terkait kritikan dari Aremania.

Bahkan dalam sesi latihan, mantan pelatih Semen Padang ini tidak melayani sesi interview. Dia hanya bersedia menjawab pertanyaan awak media dalam sesi konferensi pers sebelum dan sesudah pertandingan Liga 1.

2 dari 4 halaman

Dejan Antonic - Barito Putera

Pelatih PS Sleman, Dejan Antonic (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Pelatih PS Sleman, Dejan Antonic (c) Muhammad Iqbal Ichsan

Tidak mengherankan jika Dejan Antonic terancam dipecat. Kekalahan telak 0-8 dari Madura United saja sudah menampar keras wajah Barito Putera sebagai satu di antara sedikit tim Galatama yang masih tersisa.

Kemenangan 3-1 pada laga kontra Borneo FC akhir bulan lalu membuat napas Antonic sedikit lega. Tapi, kekalahan 1-2 dari PSIS membuat posisinya makin terjepit.

Ekspektasi besar sudah dipikul mantan pelatih Persikabo 1973 itu karena permainan atraktif pada Piala Presiden 2022. Alih-alih bisa mengulang performa serupa, penampilan tim asal Kalimantan itu malah jeblok.

3 dari 4 halaman

Jacksen F. Tiago - Persis Solo

Pelatih Persis Solo, Jacksen F Tiago (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Pelatih Persis Solo, Jacksen F Tiago (c) Bola.com/Bagaskara Lazuardi

Tim berjulukan Laskar Sambernyawa itu meraih hasil yang mengejutkan. Buktinya, mereka selalu kalah dalam tiga pertandingan.

Masing-masing terjadi saat berjumpa Dewa United, Persija Jakarta, dan Persikabo 1973. Alhasil, Persis jadi satu-satunya tim yang belum meraih poin dan menduduki posisi juru kunci alias terbawah di klasemen sementara.

Hasil ini cukup mengherankan mengingat mereka ditangani oleh pelatih berpengalaman, yakni Jacksen F. Tiago. Materi pemainnya pun tidak bisa dipandang sebelah mata karena berisi nama-nama top Tanah Air.

Sebut saja Fabiano Beltrame, Jaimerson Xavier, Ferdinand Sinaga, Eky Taufik, Muhammad Riyandi, Irfan Bachdim, Alfath Fathier, hingga Abduh Lestaluhu. Persis seperti perlu waktu untuk beradaptasi.

Suporter Persis, Pasoepati, tampaknya harus lebih bersabar melihat tim kebanggannya berproses. Tangan dingin pelatih Jacksen Tiago sebagai kolektor tiga gelar ISL seharusnya bisa membuat Persis lebih baik.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR