Rasa Pilu dan Doa dari Duo Eks Real Madrid untuk Korban Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Abdi Rafi Akmal | 2 Oktober 2022, 18:49
Mesut Ozil melihat-lihat Masjid Istiqlal, bersama Imam Besar Masjid Istiqlal Nassaruddin Umar (c) Liputan6.com/Herman Zakharia
Mesut Ozil melihat-lihat Masjid Istiqlal, bersama Imam Besar Masjid Istiqlal Nassaruddin Umar (c) Liputan6.com/Herman Zakharia

Bola.net - Duo eks Real Madrid, Sergio Ramos dan Mesut Ozil menyampaikan belasungkawa terhadap korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Keduanya menyampaikannya melalui akun Twitter pribadi.

Peristiwa memilukan yang terjadi di Indonesia memantik rasa duka dari pelaku sepak bola di belahan dunia lain. Pasalnya, korban kerusuhan mencapai lebih dari 120 jiwa per hari Minggu (2/10/2022) pukul 18.29 WIB. Jumlah korban diperkirakan masih akan terus bertambah sampai ada rilis resmi kepolisian.

Kejadian bermula ketika pertandingan pekan ke-11 Liga 1 2022/2023 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya selesai. Persebaya, sebagai tim tamu dan rival abadi Arema FC sukses memenangkan pertandingan dengan skor 3-2.

Para penggemar Singo Edan kecewa dengan kekalahan tersebut dan memasuki lapangan tak lama setelah selesai. Aparat keamanan sampai turun tangan berusaha mengamankan massa.

Namun, tindakan aparat dengan melempar gas air mata ke arah tribun penonton justru memicu situasi jadi tak terkendali. Suporter panik menghindari gas tersebut dan kebanyakan meninggal akibat berdesak-desakan saat hendak keluar dari pintu stadion.

1 dari 2 halaman

Pilu

Sergio Ramos merasakan pilu yang mendalam begitu mengetahui kabar tidak mengenakkan tersiar hampir di seluruh dunia. Pemain yang pernah membela Real Madrid selama 16 tahun itu menyampaikan solidaritasnya untuk keluarga korban.

“Rasanya pilu. Pikiran kami bersama para korban dan keluarga mereka,” tulis bek milik PSG ini melalui di akun Twitternya.

2 dari 2 halaman

Berikan Doa

Mesut Ozil juga turut berduka atas peristiwa terkelam yang terjadi di sepak bola Indonesia. Pemain yang pernah membela Real Madrid selama tiga tahun itu menyampaikan dalam bahasa Indonesia.

“Turut berbelasungkawa untuk semua korban meninggal dalam peristiwa di Malang, Indonesia. Saya berdoa untuk para korban semoga ditempatkan di tempat yang paling mulia di sisi TUHAN,” tulis dia di akun Twitter pribadinya.

Sumber: Twitter

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR