PSSI Dituntut Bergerak Sikapi Wasit Kontroversial di Liga 3

Serafin Unus Pasi | 9 Maret 2022, 17:57
Wasit Asep Yandis melakukan Coisn Toss saat laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2021/2022 antara PSIS Semarang vs Persik Kediri di Stadion Manahan, Solo, Jumat (15/10/2021). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
Wasit Asep Yandis melakukan Coisn Toss saat laga pekan ketujuh BRI Liga 1 2021/2022 antara PSIS Semarang vs Persik Kediri di Stadion Manahan, Solo, Jumat (15/10/2021). (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Tuntutan agar PSSI mengusut wasit yang memimpin laga Farmel FC versus Persikota Tangerang pada babak 16 besar nasional Liga 3 2021/2022 terus mengemuka. Kali ini, pengamat sepak bola, Tommy Welly kembali menyuarakan desakan tersebut.


Wasit Untung Santoso adalah pengadil yang bertugas dalam laga tersebut. Ia banyak melakukan kesalahan hingga membuat pertandingan berujung kerusuhan antar tim.

"Liga 3 sejak babak 64 besar, kasusnya berulang-ulang. Wasitnya dikejar-kejar dan ricuh di lapangan karena wasit. Respons PSSI masih sebatas akan diperbaiki atau dikenai sanksi," ujar Tommy Welly, dalam YouTube-nya, GOCEK BUNGTOWEL.

"Kita melihat respons PSSI memang seolah-olah gerak cepat. Langsung memulangkan wasit. Lho, seharusnya jangan dipulangkan. Namun, diisolasi untuk diinvestigasi supaya ketahuan akar masalahnya," katanya menambahkan.

Adapun, pertandingan itu berakhir dengan skor 3-0 untuk kemenangan Farmel FC. Laga ini berlangsung pada 6 Maret 2022, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.

1 dari 2 halaman

Dalami Perilaku Wasit

Lebih lanjut, Bung Towel meminta agar PSSI betul-betul mendalami akar mengapa wasit kerap membuat kesalahan. Sebab jika dilihat, keputusan keliru seperti mustahil terjadi.

"Apakah wasit itu cakap atau ada faktor lain yang memengaruhi performa wasit. Kenapa perlu? Itu yang ditunggu-tunggu publik sepak bola. Publik ingin tahu mengapa wasit berperilaku demikian," ucap Bung Towel.

"Kalau wasitnya kontroversi karena ketidakcakapan, berarti PSSI salah memilih wasit yang tidak cakap. Apakah betul faktornya itu? Sulit diterima karena kejadiannya berulang-ulang dan aktornya adalah wasit," tambahnya.

2 dari 2 halaman

Kecewa dengan Wasit

Sebelumnya, PSSI melalui Ketua Umum-nya, Mochamad Iriawan mengaku kesal dan kecewa dengan kepemimpinan wasit. Sebab, hal itu membuat rusak kredibilitas kompetisi.

"Saya merasa terganggu dengan adanya keputusan-keputusan kontroversial yang dibuat oleh wasit. Bisa jadi opsinya saya mencari wasit-wasit lain dari luar negeri," tutur pria yang akrab disapa Iwan Bule ini.

"Saya tidak ingin dicap ada permainan di PSSI. Bisa berubah kalian? Saya berdarah-darah dan jatuh bangun membangun sepak bola yang sempat berhenti selama dua tahun," imbuhnya.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR