PSIS Semarang vs PSS Sleman 5-2, Laskar Sembada Dapat Pelajaran Berharga

Richard Andreas | 25 Juni 2022, 01:02
Pemain PSS Sleman, Boaz Solossa (c) Bola.net/Arief Bagus
Pemain PSS Sleman, Boaz Solossa (c) Bola.net/Arief Bagus

Bola.net - PSS Sleman takluk dari PSIS Semarang dalam lanjutan grup A Piala Presiden 2022. Laskar Sembada dipaksa menyerah dengan skor akhir 5-2 di Stadion Manahan, Solo, Jumat (24/06/2022) malam.

Gawang PSS Sleman dibobol Jonathan Cantillana (6', 24'), Carlos Fortes (45+1', 64') dan Hari Nur Yulianto (90+2'). Sementara mereka hanya membalas lewat Riki Dwi (40') dan Rifky Suryawan (88').

Menyikapi hasil itu, pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro berjanji akan melakukan pembenahan. Karena gawang Laskar Sembada kebobolan sampai 5 gol.

"Dari sisi hasil jelas menjadi evaluasi, 5-2 banyak kemasukan, tapi juga kami mencoba memasukkan," katanya dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, Jumat (24/06/2022).

Evaluasi akan dilakukan bersama staf pelatih yang lain. Dengan harapan performa PSS Sleman bisa lebih baik lagi ke depannya, terutama dalam menyambut laga terakhir di grup A.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Tetap Apresiasi Pemain

Akan tetapi, menurut Seto, dari sisi permainan, sebenarnya penampilan PSS Sleman tidak mengecewakan. Tim pelatih sedikit banyak sudah punya gambaran bagaimana rencana ke depan.

Para pemain juga punya semangat pantang menyerah kendati tengah berada dalam situasi tertinggal. Karena itu, Seto tetap memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mereka.

"Mereka mau berjuang, walaupun sudah ketinggalan banyak. Motivasinya untuk memenangkan pertandingan tetap ada," jelas Seto.

2 dari 3 halaman

Minta Maaf

Lebih lanjut, Seto tentu meminta maaf kepada suporter atas hasil tersebut. Dia berharap PSS Sleman bisa mengambil banyak pelajaran dari pertandingan itu.

"Untuk teman-teman suporter, mohon maaf, mungkin belum hasil yang terbaik," ucap pelatih asal Kalasan, Kabupaten Sleman tersebut.

"Mudah-mudahan ini menjadi pembelajaran tersendiri buat kami," tegas pria yang juga pernah menukangi PSIM Yogyakarta itu.

3 dari 3 halaman

Pengalaman Berharga

Hal senada juga diungkapkan Dedy Gusmawan. Bek PSS Sleman itu juga meminta maaf kepada suporter atas hasil yang mengecewakan tersebut.

Akan tetapi, dia berharap timnya bisa mengambil banyak pelajaran. Sehingga kejadian serupa tak lagi terjadi ke depannya, terutama di kompetisi resmi.

"Ini menjadi pengalaman yang begitu berharga buat kami. Mudah-mudahan ini hanya di Piala Presiden," tandasnya

(Mustopa Elabdy/Bola.net)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR