Persija Pensiunkan Nomor 14 Ismed Sofyan, Susul Nomor 20 Bambang Pamungkas dan 12 The Jakmania

Serafin Unus Pasi | 20 September 2022, 22:06
Kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan, mengangkat piala usai mengalahkan Mitra Kukar pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Minggu (9/12). Persija menang 2-1 atas Mitra. (c) Bola.com/Vitalis Yogi Trisna
Kapten Persija Jakarta, Ismed Sofyan, mengangkat piala usai mengalahkan Mitra Kukar pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Minggu (9/12). Persija menang 2-1 atas Mitra. (c) Bola.com/Vitalis Yogi Trisna

Bola.net - Persija Jakarta memensiunkan nomor punggung 14 Ismed Sofyan seiring perpisahan dengan bek berusia 43 tahun tersebut di BRI Liga 1 2022/2023.

Ismed memilih pindah dari Persija setelah 21 tahun mengabdi untuk Macan Kemayoran. Ia mengaku kontraknya sudah habis per 11 Agustus 2022.

Ismed telah bermain lebih dari 300 pertandingan untuk Persija. Ia mempersembahkan tiga trofi bergengsi buat tim ibu kota, yaitu Liga 1 dan Piala Presiden 2018 serta Piala Menpora 2021.

Direktur Persija, Ferry Paulus mengatakan bahwa nomor 14 tidak dapat lagi dipakai pemain lainnya di tim ibu kota. Macan Kemayoran juga telah melabelkan Ismed sebagai legenda berkat kontribusi dan sumbangsihnya selama ini.

"Sudah pasti nomor 14 Ismed dipensiunkan sebagai bentuk apresiasi terhadap legenda Persija," ujar Ferry, saat dihubungi Bola.net, Selasa (20/9).

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters

1 dari 2 halaman

Pensiunkan Nomor 20 dan 12

Ferry juga mengatakan bahwa sebelumnya Persija sudah memensiunkan nomor 20 Bambang Pamungkas ketika gantung sepatu pada Desember 2019.

Selain itu, nomor 12 di Persija juga tak bisa dikenakan pemain Macan Kemayoran karena dikhususkan untuk suporternya, The Jakmania.

"Nomor 20 juga dipensiunkan ketika Bambang pensiun," tutur Ferry.

"Nomor 12 The Jakmania sudah dari awal," imbuh pria asal Manado, Sulawesi Utara ini.

2 dari 2 halaman

Pengumuman Ismed Sofyan

Kalimat sederhana untuk The Jakmania

Meninggalkan atau ditinggalkan itu sudah menjadi siklus kehidupan. Berbeda cara akan berbeda makna. Hanya saja, itu semua sudah berdasarkan ketetapanNya.

Kalimat sederhana ini saya harap bisa tersampaikan kepada kalian semua yang sudah mendukung saya sampai detik ini.

Atas izin Allah SWT, melalui kalian saya bisa sampai seperti saat ini, dan juga atas dukungan tulus kalian saya masih berada di sini.

Saya akan langsung pada intinya. Status saya sudah bukan sebagai pemain Persija lagi per 11 Agustus 2022 dan sudah menyelesaikan kontrak dengan tim manajemen. Tetapi, insyaallah saya tetap akan gantung sepatu sebagai pesepak bola, tapi tidak di Persija.

Saya memohon maaf karena tidak bisa membuat perpisahan yang meninggalkan kesan.

The Jak, 21 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi saya selalu berada bersama kalian. Suka duka tim ini sudah kita lewati bersama.

Tetaplah seperti ini terhadap klub sepak bola yang kalian cintai. Selalu memberi dukungan untuk siapapun pemain yang berjuang di tim ini. Tetaplah menjaga solidaritas, semakin bijak dalam memberi aspirasi, dan menjadi suporter yang dewasa dalam membela tim kecintaannya.

Sekali lagi terima kasih banyak The Jakmania, dukungan kalian selalu luar biasa.

The Jakmania, mungkin saya bukanlah legenda, saya hanya lelaki biasa yang mengais rezeki di ibu kota.Tetapi, di mana pun saya berada, The Jakmania selalu mempunyai tempat di hati saya.

(Bola.net/Fitri Apriani)

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR