BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Peran Pelatih PSIS di Balik Performa Apik Jonathan Cantillana

21-10-2021 21:20 | Serafin Unus Pasi

BRI Liga 1: Pemain PSIS Semarang, Jonathan Cantillana (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi
BRI Liga 1: Pemain PSIS Semarang, Jonathan Cantillana (c) Bola.net/Bagaskara Lazuardi

Bola.net - Gelandang asal Chile, Jonathan Cantillana tampil menjanjikan bersama PSIS Semarang pada BRI Liga 1 2021/2022. Dia terus memberikan kontribusi untuk tim Kota Lumpia.

Terbaru, dia menjadi pahlawan kemenangan PSIS Semarang ketika menghadapi Barito Putera pada pekan kedelapan. Dia mencetak satu-satunya gol pada laga itu.

"Saya sangat senang, itu adalah gol yang memberi kemenangan," katanya kepada Bola.net, Kamis (21/10/2021).

"Tapi yang terpenting adalah tiga poin yang menempatkan kami di posisi pertama liga," imbuh pemain yang juga berpaspor Palestina tersebut.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.

1 dari 3 halaman

Gol Bukan Tujuan Utama

Tambahan satu gol ke gawang Barito Putera membuat koleksi gol Jonathan Cantillana menjadi 3. Sebelumnya dia membobol gawang Persebaya dan Persiraja Banda Aceh.

Namun, meski catatan golnya cukup bagus, gol bukan tujuan utamanya. Sebab, dia ingin membantu tim dengan cara yang lain, soal gol, itu merupakan bonus.

"Saya merasa bahwa saya lebih penting dalam mengatur permainan untuk tim saya dengan membuat rekan tim saya bermain, tanggung jawab saya adalah itu," jelasnya.

"Tapi jika saya bisa mencetak gol dan assist itu jauh lebih baik untuk semua orang," tegas pemain bernama lengkap Jonathan Eduardo Cantillana Zorrilla itu.

2 dari 3 halaman

Kepercayaan Adalah Kunci

Ihwal peningkatan performanya di BRI Liga 1 2021/2022, menurut Jonathan, itu tidak lepas dari kepercayaan dari tim pelatih. Baik Imran Nahumarury maupun Ian Andrew Gillan.

Sebagai pemain, dia juga dianggap penting, sehingga Jonathan terus berusaha menampilkan yang terbaik. Kondisi itu tidak didapatkan ketika bersama pelatih sebelumnya.

"Saya semakin percaya diri dengan permainan saya dengan dua pelatih PSIS terakhir, mereka membuat saya merasa penting bagi tim," terang Jonathan.

"Dengan pelatih Dragan sebelumnya, saya tidak memiliki kepercayaan diri itu, dia tidak mempercayai saya dan berbicara buruk tentang saya," lanjut dia.

"Jadi seseorang tidak bisa tumbuh jika tidak ada kepercayaan. Sekarang saya memilikinya dan saya tahu betapa pentingnya saya bagi tim," tegasnya.

3 dari 3 halaman

Ingin Juara Bersama PSIS

Lebih jauh, Jonathan bertekad mempersembahkan yang terbaik untuk PSIS. Dia akan mencoba agar tim Kota Lumpia bisa menjadi juara meskipun, target itu sulit.

Apalagi, BRI Liga 1 2021/2022 kemungkinan menjadi musim terakhirnya bersama PSIS Semarang. Mengingat kontraknya akan berakhir.

"Ini adalah tahun terakhir saya di PSIS. Saya menyelesaikan kontrak musim ini. Saya akan menikmati musim terakhir di sini, bekerja keras untuk menempatkan PSIS di atas," paparnya.

"Dan kemudian kami akan melihat. Harapan saya tinggi. Saya ingin mencapai puncak liga Indonesia," pungkasnya.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)

KOMENTAR