Penyerang Madura United Ikhlas Gajinya Dipotong

Serafin Unus Pasi | 30 Maret 2020, 19:19
Penyerang Madura United Ikhlas Gajinya Dipotong
Alberto Goncalves (c) Madura United Official

Bola.net - PSSI telah mengeluarkan putusan bahwa setiap peserta Shopee Liga 1 dan Liga 2 2020 diizinkan membayar gaji pemain, pelatih, dan official maksimal 25 persen dari yang tertera di dalam kontrak. Terhitung mulai Maret-Juni 2020.

Kebijakan tersebut diambil federasi bukan tanpa alasan. Sebab, dua kasta sepak bola di Indonesia itu saat ini tengah ditangguhkan menyusul pandemi virus corona di Tanah Air.

Merespon keputusan PSSI, penyerang Madura United, Alberto Goncalves mengaku tidak masalah. Sebab menurutnya, pemotongan gaji adalah jalan terbaik bagi semua pihak.

"Kalau kabar itu benar kita tidak boleh kecewa. Keputusan ini benar, kalau kita tidak kerja memang tim akan rugi. Mereka bayar full tapi kita tidak kerja," ujar pemain yang akrab disapa Beto ini, Senin (30/3).

"Saya rasa sponsor juga mungkin akan mengurangi sedikit apa yang mereka berikan ke tim. Semua tahu saat ini tidak ada pertandingan, tidak ada suporter, tidak ada pemasukan, jadi kita harus terima apa yang ada saat ini," katanya menambahkan.

Baca halaman berikutnya ya Bolaneters

1 dari 1 halaman

Harapan Beto

Beto pun berharap pandemi virus corona bisa segera berakhir. Dengan begitu keadaannya akan kembali seperti sedia kala.

"Saya berharap setelah ini semua selesai dan semua bisa berjalan kembali seperti biasa dan kami bisa kembali dapat apa seharusnya kami dapat," tuturnya.

"Ini kan sudah keputusan tim, saat normal nanti kita harus terima kembali lagi gaji yang utuh," imbuh Beto.

(Bola.net/Fitri Apriani)


KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR