BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Penggawa Arema Dinilai Mengalami Penurunan Performa

06-09-2019 04:04 | Ari Prayoga

Arema FC (c) Bola.com/Iwan Setiawan Arema FC (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Bola.net - Sebuah pengakuan diungkap Kuncoro soal penampilan anak asuhnya pada putaran pertama Shopee Liga 1 musim 2019. Asisten Pelatih Arema FC ini mengaku bahwa anak asuhnya sempat mengalami penurunan permainan pada pengujung putaran pertama ini.

"Setelah menghadapi Persebaya Surabaya, pada pekan 14, penampilan anak-anak mengalami penurunan," kata Kuncoro.

"Namun, untungnya, penurunan ini tak sampai terlalu drastis," sambungnya.

Arema, sebelumnya, gagal mengakhiri putaran pertama Shopee Liga 1 musim 2019 ini dengan kemenangan. Menjamu PSIS Semarang pada laga pekan ke-17, yang dihelat di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Sabtu (31/08), Hamka Hamzah dan kawan-kawan harus rela berbagi angka 1-1.

Laga kontra PSIS sendiri merupakan laga ketiga Arema setelah meraih kemenangan empat gol tanpa balas. Usai kemenangan tersebut, Arema menang 2-1 kala menjamu Barito Putera dan kemudian mereka menelan kekalahan 1-2 saat melawat ke kandang Bali United.

Pada paruh musim ini, Arema berada di peringkat empat. Mereka mengoleksi 26 poin dari 16 pertandingan.

Arema sendiri masih menyisakan satu laga tunda, kontra PSM Makassar. Pertandingan, yang seharusnya dihelat pada pekan kelima, ini bakal digelar pada Rabu (16/10) mendatang.

Apa penyebab penurunan performa penggawa Arema? Simak di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Didera Jadwal Padat

Kuncoro menyebut, penurunan performa hanya tak terjadi di kubu Arema. Tim-tim lain pun merasakan hal yang sama.

Menurut Kuncoro, penurunan performa ini bukan hal aneh. Pelatih berusia 46 tahun tersebut menilai ada sejumlah hal yang bisa menyebabkanhal ini tejadi.

"Bisa jadi mereka jenuh dan kelelahan. Apalagi jadwal kompetisi yang sangat padat," tutur Kuncoro.

"Selain lelah fisik, jadwal yang terlalu padat membuat para pemain lelah secara mental," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR