BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Pelatih Persik Harap Turnamen Pengganti Kompetisi Tak Sekadar Diikuti Tim Liga 1

22-04-2020 18:36 | Serafin Unus Pasi

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo (c) Bola.com/Gatot Susetyo Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo (c) Bola.com/Gatot Susetyo

Bola.net - Sebuah usulan dilontarkan Joko Susilo terkait rencana akan adanya turnamen pengganti jika kompetisi Liga 1 dan Liga 2 musim 2020 dihentikan secara permanen. Pelatih Persik Kediri ini berharap agar turnamen pengganti tak hanya melibatkan klub-klub peserta Liga 1, seperti yang diusulkan sejumlah pihak.

"Saya berharap, jika memang ada turnamen, jangan sampai hanya diikuti klub-klub Liga 1," kata Joko Susilo.

"Klub-klub Liga 2 atau bahkan Liga 3 juga harus mendapat kesempatan yang ada," sambungnya.

Menurut Joko, usulannya ini bukan tak beralasan. Pelatih berlisensi AFC Pro ini menyebut bahwa penghentian kompetisi tak hanya berdampak pada klub-klub Liga 1.

"Semua klub terdampak dengan adanya penghentian ini. Klub Liga 1, Liga 2, Liga 3 semua kena dampaknya," tutur Joko.

"Karenanya, mereka harus mendapat kesempatan yang sama untuk bisa ikut dalam turnamen ini," ia menambahkan.

Bagi Joko, turnamen ini merupakan hal yang sangat positif ditinjau dari semua aspek. Selain dari aspek prestasi, menurut salah seorang anggota Komite Eksekutif APSSI ini, turnamen juga merupakan sarana yang sangat tepat untuk memutar kembali industri sepak bola, yang sempat mandek akibat pandemi Corona.

"Karenanya, seyogianya, semua mendapat kesempatan sama untuk mengikuti turnamen ini," tegas Joko.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Dibagi Dalam Grup

Lebih lanjut, Joko menyebut bahwa kendati diikuti banyak tim, jika mengikutkan tim di luar Liga 1, tak perlu durasi lama untuk memutar turnamen tersebut. Caranya, menurut pelatih 49 tahun ini, adalah dengan memakai sistem grup.

"Dibagi dalam sistem grup tentu akan mempersingkat durasi turnamen. Saya rasa, satu atau satu setengah bulan cukup," tutur Joko.

"Lagipula, ini kan turnamen yang digelar dalam dan karena situasi tidak normal, jadi saya rasa tak masalah dibagi dalam beberapa grup," tandasnya.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR