BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Pelatih Persik Akui Ada Risiko Jika Kompetisi Kembali Digulirkan

29-05-2020 21:20 | Serafin Unus Pasi

Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo (c) Bola.com/Gatot Susetyo Pelatih Persik Kediri, Joko Susilo (c) Bola.com/Gatot Susetyo

Bola.net - Joko Susilo membeber pendapatnya jika kompetisi musim 2020 kembali digulirkan kendati persebaran virus Corona di Indonesia belum mereda. Pelatih Persik Kediri ini menyebut bahwa hal tersebut memang cukup berisiko.

"Risiko pasti lebih tinggi. Ini adalah hal yang kami sadari," kata Joko, menjawab pertanyaan Bola.net.

"Di luar negeri pun situasinya sama. Namanya risiko itu selalu ada. Tidak bisa kita hilangkan sama sekali," sambungnya.

Menurut Joko, kendati berisiko, ada cara untuk meminimalisir risiko tersebut. Salah satunya, menurut pelatih berlisensi AFC Pro ini adalah dengan menyusun protokol kesehatan yang ketat dan berdisiplin mematuhinya.

"Protokol harus bisa dijalankan dengan baik oleh semua pihak," tutur Joko.

"Misalnya, harus ada pemeriksaan kesehatan bagi para pemain. Lalu bila perlu ada karantina ya karantina. Ini cara-cara yang bisa dilakukan untuk meminimalisir risiko," ia menambahkan.

Sebelumnya, ada usulan bahwa kompetisi Shopee Liga 1 musim 2020 akan dilanjutkan. Usulan ini muncul dalam rapat antara klub-klub peserta Liga 1 musim 2020 dengan PSSI, Rabu (27/05).

Santer dikabarkan, jika digulirkan lagi, kompetisi akan mulai dihelat lagi pada medio Juli mendatang. Hal ini, sesuai dengan tahapan new normal dari pemerintah.

Usulan ini mengundang banyak kontroversi. Pasalnya, saat ini, persebaran virus Corona di Indonesia belum lagi mereda.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

1 dari 1 halaman

Sepak Bola Harus Berlanjut

Lebih lanjut, Joko mengaku belum bisa bersikap mendukung atau menolak kompetisi musim 2020 dilanjutkan. Namun, menurut pelatih berusia 49 tahun tersebut, apa pun bentuknya, sepak bola harus tetap berjalan.

"Tidak harus kompetisi. Bisa nanti berupa turnamen atau apa," ungkap Joko.

"Yang pasti, harus diingat, apa pun bentuknya nanti harus melibatkan semua kasta sepak bola Indonesia. Sebab, bukan hanya satu kasta saja yang terdampak oleh kondisi ini," ia menandaskan.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR