BERITA JADWAL KLASEMEN BUNDESLIGA LAINNYA

Pelatih Persela Bicara Dampak Penangguhan Kompetisi

02-04-2020 16:15 | Gia Yuda Pradana

Kapten Persela, Eky Taufik, dan pelatih Nil Maizar (c) Bola.com/Aditya Wany Kapten Persela, Eky Taufik, dan pelatih Nil Maizar (c) Bola.com/Aditya Wany

Bola.net - Pelatih Persela Lamongan, Nil Maizar, bicara dampak penghentian kompetisi akibat pandemi virus Corona. Ini terutama bagi dirinya sebagai pelaku sepak bola.

Shopee Liga 1 2020 ditangguhkan oleh federasi sampai 29 Mei 2020. Jika memungkinkan, kompetisi kasta tertinggi tersebut akan digulirkan 1 Juli mendatang.

Menurut juru taktik asal Payakumbuh tersebut, yang pasti terdampak tentu dari sisi finansial. Itu karena pendapatan pelatih maupun pemain pasti berkurang.

“Kalau kompetisi berhenti, yang pertama tentu ekonomi tidak maksimal. Pemain dan pelatih mata pencahariannya kan di sepak bola,” kata Nil Maizar kepada Bola.net.

”Kalau diberhentikan, tentu kami tidak memperoleh pendapatan yang layak setiap bulan,” imbuh mantan pelatih Semen Padang FC tersebut.

Beruntung, pada tahun ini, pemain dan pelatih masih bisa menerima gaji dari klub sebesar 25 persen, walaupun sebenarnya angka tersebut relatif kecil dan tidak cukup.

Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters.

1 dari 1 halaman

Kegiatan Monoton

Shopee Liga 1 (c) bolanet Shopee Liga 1 (c) bolanet

Selain dampak finansial, kegiatan pelatih dan pemain juga monoton. Mereka hanya berlatih saja setiap hari tanpa bertanding.

”Saya sebagai pelatih tidak bisa membentuk program latihan yang bagus, menata, menganalisis, dan evaluasi,” lanjut Nil.

”Kegiatan otomatis berkurang,” tegas pelatih yang pernah menukangi timnas Indonesia tersebut.

(Bola.net/Mustopa El Abdy)

KOMENTAR