BERITA JADWAL KLASEMEN LAINNYA

Pelatih Kiper Arema Sebut Anak Asuhnya Sudah Tunjukkan Performa Apik

26-08-2019 00:44 | Ari Prayoga

Penjaga gawang Arema FC, Kurniawan Kartika Ajie (c) Bola.com/Iwan Setiawan Penjaga gawang Arema FC, Kurniawan Kartika Ajie (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Bola.net - Pelatih Kiper Arema FC, Yanuar Hermansyah, membeber alasan jarang memberi pujian pada anak asuhnya. Menurutnya, hal tersebut sama sekali tak berarti Kurniawan Kartika Ajie dan kawan-kawan tak pernah menunjukkan performa ciamik. Penjaga gawang Arema, disebutnya, sudah mampu membuktikan kemampuan mereka.

"Sesungguhnya, penampilan mereka ini terhitung cukup bagus. Bisa dihitung berapa save yang mereka buat dalam pertandingan," ucap Yanuar.

"Namun, saya punya alasan sendiri untuk tidak mengobral pujian pada mereka," sambungnya.

Lebih lanjut, Yanuar pun membeber alasan di balik pelitnya ia mengumbar pujian pada anak asuhnya. Menurut pelatih, yang karib disapa Begal ini, hal tersebut tak lepas dari para kipernya yang rata-rata masih belia.

"Saya harus menjaga mental mereka agar potensi mereka tidak tersia-sia," ia menambahkan.

Sebelumnya, performa para penjaga gawang Arema mendapat sorotan. Pasalnya, sampai hampir separuh musim ini berlalu, mereka dinilai belum ajek.

Sampai putaran pertama hampir usai ini, gawang Arema sudah bobol sebanyak 24 kali. Dalam 15 pertandingan, hanya dua kali gawang Arema tak kebobolan, kala menghadapi Semen Padang dan Persebaya Surabaya.

Kebobolan terbanyak Arema, sejauh ini, terjadi pada laga kontra Kalteng Putra. Pada laga ini, gawang Kurniawan Kartika Ajie digelontor empat gol oleh Gustavo Hedipo dan kawan-kawan.

Bagaimana penilaian Yanuar soal penampilan anak asuhnya? Simak di bawah ini.


Notice: Undefined offset: 0 in /data/bola/m/helpers/m_bola_helper.php on line 2879
1 dari 1 halaman

Tunjukkan Perkembangan Signifikan

Menurut Yanuar, secara umum, anak asuhnya sudah menunjukkan perkembangan signifikan. Terlebih lagi, sambung pria yang karib disapa Begal tersebut, para pemainnya bukanlah kiper kawakan, yang telah banyak makan asam garam di kompetisi level tertinggi.

"Kalau untuk main, mereka memang sudah mendapat beberapa kesempatan. Secara progress, mereka sudah mulai menunjukkan perkembangan pesat," kata Begal.

"Namun, menurut saya, mereka belum yang terlalu matang. Saya juga masih kurang puas dengan penampilan mereka. Ada sejumlah hal yang masih harus dibenahi," tandasnya.

(Bola.net/Dendy Gandakusumah)

KOMENTAR