Pelatih Arema Membeber Penyebab Kekalahan Timnya dari Kalteng Putra

Dimas Ardi Prasetya | 7 Agustus 2019, 22:45
Milomir Seslija (c) Bola.com/Vitalis Yogi Trisna
Milomir Seslija (c) Bola.com/Vitalis Yogi Trisna

Bola.net - Milomir Seslija angkat bicara soal kekalahan anak asuhnya pada laga lanjutan Shopee Liga 1 musim 2019, kontra Kalteng Putra FC. Pelatih Arema FC tersebut mengaku kekalahan mereka tak lepas dari apiknya serangan balik Laskar Isen Mulang, julukan Kalteng Putra.

"Kami membiarkan Kalteng Putra memanfaatkan kesempatan yang ada untuk melakukan serangan balik," kata Milo, sapaan karib Milomir Seslija.

"Para pemain kami bernafsu mencetak gol. Namun, ketika kami kehilangan bola, kami telat mengorganisasikan permain. Ini mereka manfaatkan dengan serangan balik yang berbuah gol," ia menambahkan.

Sebelumnya, pada laga pekan ke-13 mereka, Arema harus menelan kekalahan dari Kalteng Putra. Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Tuah Pahoe Palangkaraya, Rabu (07/09), mereka kalah dengan skor 4-2.

Patrich Wanggai mencetak dua gol kemenangan Kalteng Putra pada laga ini. Sementara, dua gol lain Laskar Isen Mulang dicetak Diogo Campos dan Gustavo Hedipo. Arema sendiri sempat membalas dengan mencetak dua gol melalui Ahmad Nur Hardianto dan Makan Konate.

Dengan kekalahan ini, Arema masih tertahan di peringkat empat klasemen dengan raihan 19 poin dari 12 laga. Sementara, Kalteng Putra naik ke posisi sembilan klasemen dengan koleksi 14 angka dari 12 pertandingan.

Apa lagi yang -menurut Milo- menjadi penyebab kekalahan Arema? Simak di bawah ini.

1 dari 2 halaman

Banyak Buat Kesalahan Sendiri

Menurut Milo, pada pertandingan ini, Arema gagal mengawali pertandingan dengan bagus. Hal ini, sambung pelatih asal Bosnia tersebut, berakibat terciptanya gol ke gawang Kurniawan Kartika Ajie ketika laga baru berjalan tiga menit.

"Setelahnya, kami bisa bangkit, mencetak sejumlah peluang, dan mampu menyamakan kedudukan. Namun, lagi-lagi kami buat kesalahan sendiri," tutur Milo.

"Ini yang membuat mereka tampak sangat perkasa," sambungnya.

2 dari 2 halaman

Gol Pertama Wanggai Diduga Offside

Sementara itu, terlepas dari permainan apik tuan rumah dan buruknya permainan Arema, gol pertama ke gawang timnya berbau offside. Patrich Wanggai lebih dekat dengan kiper ketimbang pemain belakang Arema ketika bola dilepas.

"Mungkin wasit tidak melihat kejadian ini," tutur Milo.

"Namun, mungkin kita perlu lihat kejadian ini lebih jelas dalam tayangan ulang di televisi," sambungnya.

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR