Pelatih Arema: Jika Liga 1 Tidak Dimulai, Mental Pemain Akan Terus Turun

Gia Yuda Pradana | 10 Agustus 2021, 10:55
Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida (c) Bola.com/Iwan Setiawan
Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Bola.net - BRI Liga 1 2021/2022 kembali mengalami penundaan. Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida mencemaskan dampak penundaan ini terhadap mental para pemainnya.


Rencana awalnya, Liga 1 akan dimulai pada 20 Agustus mendatang. Namun, Senin (9/8/2021) kemarin, Menpora Zainudin Amali mengumumkan bahwa Liga 1 akan diputar 27 Agustus.

Keputusan ini diambil supaya ada penurunan yang lebih signifikan terkait kasus virus COVID-19 di Indonesia.

Penundaan ini sendiri sebenarnya sudah jadi yang kesekian kalinya. Banyak klub peserta Liga 1 mulai kebal dengan kabar ini. Banyak pemain juga agak pesimistis dengan sejumlah rencana yang sempat dilontarkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru.

1 dari 2 halaman

Mental Pemain Bisa Drop

Latihan Arema FC (c) Bola.com/Iwan Setiawan

Eduardo Almeida sebenarnya sangat ingin kompetisi segera digelar. Sebab, Liga 1 sudah dinantikan banyak orang.

Pelatih asal Argentina ini juga yakin supporter bisa tertib tetap di rumah, sedangkan tim yang berkompetisi menjaga betul protokol kesehatannya. Jika terus ditunda, Almeida khawatir mental pemain makin drop.

“Saya pikir semua pemain capek memikirkan kapan kompetisi akan dimulai. Karena mereka lama sekali tidak merasakan pertandingan yang kompetitif. Mereka sudah lapar ingin bertanding. Jika Liga 1 tidak dimulai saya prediksi mental pemain akan terus turun,” tuturnya.

2 dari 2 halaman

Pemain Juga Manusia

Ilustrasi logo BRI Liga 1 (c) Bola.com/Adreanus Titus

Jika Liga 1 bergulir, pemain main juga dapat pemasukan lebih besar. Ada bonus kemenangan dan lainnya yang digunakan untuk menghidupi keluarga.

“Pemain juga punya tanggung jawab di dalam keluarganya. Istilahnya mereka harus menghidangkan makanan di meja keluarga,” sambungnya.

Beberapa waktu lalu pesepakbola tanah air kompak mengirimkan surat terbuka untuk presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Mereka ingin Liga 1 segera diputar karena itu sudah menjadi profesi dan sumber penghasilan mereka.

Disadur dari: Bola.com/Iwan Setiawan/Wiwig Prayugi

Published: 10 Agustus 2021

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR